- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
BEI Ungkap 7 Perusahaan Antre IPO, Ada 3 Emiten Aset di Atas Rp250 Miliar
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat sebanyak 7 perusahaan tengah berada dalam pipeline pencatatan saham hingga 28 Agustus 2026. Perusahaan-perusahaan tersebut berasal dari sejumlah sektor usaha dengan total dana yang dihimpun mencapai Rp2,16 triliun.
"Sampai dengan 28 Agustus 2026, terdapat 7 perusahaan baru yang mencatatkan saham di BEI dengan total dana dihimpun Rp2,16 triliun," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu (29/8/2026).
Saidu merinci dari tujuh perusahaan tersebut, sektor Healthcare mendominasi pipeline pencatatan saham dengan porsi 57,1% atau sebanyak empat perusahaan.
Sementara itu, masing-masing satu perusahaan berasal dari sektor Consumer Non-Cyclicals, Energy, dan Industrials dengan porsi masing-masing 14,3%.
Dari sisi skala aset, pipeline pencatatan saham tersebut juga didominasi perusahaan dengan aset skala besar. Tercatat 3 perusahaan memiliki aset di atas Rp250 miliar.
Baca Juga: Apa Itu Saham Berlabel Hijau? Ini Penjelasan BEI
Baca Juga: Unit Bisnis UGM (SWAP) Siap IPO di BEI, Bidik IPO Rp45,22 Miliar
Kemudian, terdapat 2 perusahaan dengan aset skala menengah, yakni perusahaan dengan aset antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Sementara itu, 2 perusahaan lainnya memiliki aset skala kecil atau di bawah Rp50 miliar.
"Dari sisi aset, pipeline terdiri dari dua perusahaan skala kecil, tigamenengah, dan tiga besar," imbuh dia.
Adapun berdasarkan sektor, BEI mencatat tidak terdapat perusahaan dalam pipeline IPO dari sektor Basic Materials, Consumer Cyclicals, Financials, Infrastructures, Properties & Real Estate, Technology, serta Transportation & Logistic.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: