- Home
- /
- Kabar Finansial
- /
- Bursa
Realisasi Rights Issue Tembus Rp15,85 Triliun per Agustus 2026, 1 Emiten Masih Antre
Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat aktivitas penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue terus bergulir hingga penghujung Agustus 2026.
Berdasarkan data BEI per 28 Agustus 2026, tercatat sebanyak 15 perusahaan tercatat telah merampungkan aksi rights issue sepanjang tahun ini. Total nilai eksekusi dari penerbitan saham baru tersebut berhasil menghimpun dana segar sebesar Rp15,85 triliun.
"Sementara Rights Issue, terdapat 15 perusahaan yang telah menerbitkan dengan total nilai Rp15,85 triliun," kata Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Saidu Solihin, dalam keterangannya di Jakarta, dikutip Sabtu (29/8/2026).
Saidu menyebut untuk rencana aksi korporasi mendatang, BEI mencatat saat ini hanya tersisa 1 perusahaan tercatat yang masuk dalam antrean (pipeline) pelaksanaan rights issue.
Perusahaan tersebut berasal dari sektor Properties & Real Estate, yang secara otomatis memegang porsi 100% dari total pipeline rights issue per akhir Agustus 2026.
"Dan 1 perusahaan masih dalam pipeline dari sektor Properties & Real Estate," imbuh dia.
Baca Juga: Modal Asing Kabur dari Bursa, Net Sell Investor Asing Capai Rp70,36 Triliun Sepanjang 2026
Baca Juga: BEI Ungkap 7 Perusahaan Antre IPO, Ada 3 Emiten Aset di Atas Rp250 Miliar
Berikut adalah rincian distribusi sektor dalam pipeline rights issue per 28 Agustus 2026:
- Properties & Real Estate: 1 Perusahaan (100%)
- Basic Materials: 0 Perusahaan
- Consumer Cyclicals: 0 Perusahaan
- Consumer Non-Cyclicals: 0 Perusahaan
- Energy: 0 Perusahaan
- Financials: 0 Perusahaan
- Healthcare: 0 Perusahaan
- Industrials: 0 Perusahaan
- Infrastructures: 0 Perusahaan
- Technology: 0 Perusahaan
- Transportation & Logistic: 0 Perusahaan
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Dwi Aditya Putra
Tag Terkait: