Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Bidik Pasar Global, BOLDe Jadikan Indonesia Basis Produksi

Bidik Pasar Global, BOLDe Jadikan Indonesia Basis Produksi Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

BOLDe, Inc., perusahaan pemilik merek produk rumah tangga BOLDe yang berbasis di Amerika Serikat, menjadikan Indonesia sebagai salah satu pusat penting kegiatan produksinya. Keputusan tersebut mencerminkan kepercayaan perusahaan terhadap tenaga kerja dan kemampuan manufaktur Indonesia untuk menghasilkan produk yang mampu bersaing di pasar global.

Melalui produksi di Indonesia, BOLDe menggabungkan visi internasional dengan keterampilan dan ketelitian tenaga kerja lokal. Produk yang dihasilkan tidak hanya dipasarkan untuk memenuhi kebutuhan konsumen dalam negeri, tetapi juga telah menembus pasar internasional, termasuk Amerika Serikat.

Presiden BOLDe, Inc. Brandon Bleach mengatakan Indonesia dipilih sebagai basis produksi karena perusahaan melihat potensi tenaga kerja dan industri nasional untuk terus berkembang.

“Kami memilih Indonesia karena kami percaya terhadap kemampuan tenaga kerjanya, potensi industrinya, serta semangat masyarakatnya untuk terus berkembang. Kami ingin produk yang diproduksi di Indonesia tidak hanya menjadi pilihan keluarga di dalam negeri, tetapi juga mampu diterima dan dibanggakan di pasar dunia,” ujar Brandon.

Saat ini produk BOLDe yang diproduksi di Indonesia telah dipasarkan kepada konsumen Amerika Serikat. Penjualan dilakukan melalui sejumlah kanal digital, antara lain Amazon, TikTok Shop US, serta situs resmi perusahaan.

BOLDe menargetkan pertumbuhan penjualan sebesar 50% per tahun melalui penguatan pasar domestik sekaligus perluasan distribusi internasional.

Sejumlah produk yang disiapkan untuk menjangkau konsumen internasional antara lain Thunder Mop dan Ultra Gran.

Setelah memperkuat pasar Amerika Serikat, perusahaan berencana melakukan ekspansi secara bertahap ke Kanada, Australia, dan Inggris (UK). Langkah tersebut diarahkan untuk memperluas jangkauan produk yang diproduksi di Indonesia ke pasar internasional.

Potensi perdagangan digital di Amerika Serikat turut menjadi salah satu pertimbangan ekspansi. Berdasarkan data U.S. Census Bureau dalam Quarterly Retail E-Commerce Sales yang dirilis 18 Agustus 2026, penjualan retail e-commerce Amerika Serikat pada kuartal II 2026 mencapai US$340,2 miliar.

Angka tersebut tumbuh 12,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya dan menyumbang 17,1% terhadap total penjualan retail Amerika Serikat.

Baca Juga: Super Emas Perluas Jaringan, Bidik Pasar Jual Beli Perhiasan Emas Bekas

Bagi BOLDe, peran Indonesia tidak sebatas sebagai pasar penjualan. Indonesia menjadi tempat perusahaan mengembangkan produksi, inovasi, dan rantai kegiatan manufaktur.

Tenaga kerja Indonesia terlibat dalam berbagai tahapan produksi, mulai dari pengolahan bahan, perakitan, pemeriksaan kualitas, pengemasan, pengelolaan gudang, hingga persiapan distribusi.

Perusahaan menilai kemampuan industri tidak hanya ditentukan oleh mesin dan teknologi, tetapi juga oleh sumber daya manusia yang menjalankan serta menyempurnakan proses produksi.

Dengan model tersebut, produk BOLDe yang digunakan konsumen di luar negeri membawa hasil kerja tenaga Indonesia dari proses produksi hingga produk sampai ke tangan konsumen.

BOLDe menyatakan akan terus memperkuat inovasi dan kualitas produk serta memperluas distribusi internasional. Ekspansi tersebut tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan pasar, tetapi juga menunjukkan kemampuan produk yang diproduksi di Indonesia untuk bersaing di tingkat global.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat

Tag Terkait: