Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

PSI Soal Duet Gibran-Dedi Mulyadi: Kita Berharap ke Depan Masyarakat Tidak Perlu Lagi Menggoreng Itu

PSI Soal Duet Gibran-Dedi Mulyadi: Kita Berharap ke Depan Masyarakat Tidak Perlu Lagi Menggoreng Itu Kredit Foto: Antara/Bayu Pratama S
Warta Ekonomi, Jakarta -

Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta masyarakat tidak memperpanjang spekulasi mengenai wacana duet Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dengan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. PSI menilai isu tersebut tidak perlu terus “digoreng” hingga berkembang menjadi kegaduhan politik.

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia Bestari Barus memastikan belum ada pembahasan mengenai pasangan tersebut. Ia menyampaikan sikap tersebut setelah bertemu dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di Sumber, Banjarsari, Solo, Jawa Tengah. 

Baca Juga: Viral Ricuh Pejompongan Berujung Ributnya Habib Bahar dan Hercules GRIB

“Kita berharap ke depan masyarakat tidak perlu lagi menggoreng itu. Para pihak lebih bisa menahan diri agar tidak bergulir menjadi sesuatu yang tidak bermanfaat,” jelasnya, dikutip Selasa (1/9/2026).

Bestari mengatakan mantan presiden terkait justru menitipkan pesan kepada pihaknya untuk mempercepat penyelesaian struktur organisasi hingga tingkat paling bawah. Struktur tersebut nantinya akan berkaitan dengan proses verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Menurut Bestari, pesan tersebut menunjukkan bahwa fokus pertemuan lebih berkaitan dengan kesiapan organisasi partainya menghadapi Pemilu 2029.

Untuk memenuhi proses administrasi faktual, kata dia, diperlukan keterlibatan seluruh jajaran kepengurusan partai. Karena itu, penyelesaian struktur organisasi menjadi pekerjaan yang harus segera dituntaskan.

“Tentu dibutuhkan peran seluruh lapisan jajaran kepengurusan ini untuk bisa sukses administrasi faktual,” terangnya.

Sebelumnya, Wacana Gibran Rakabuming Raka dan Dedi Mulyadi untuk kontestasi politik mendatang mulai mencuri perhatian. Sinyal tersebut muncul dalam sebuah pertemuan yang dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi.

Farhat Abbas baru-baru ini viral dalam media sosial menyusul videonya ketika berbicara di hadapan Jokowi. Dalam video tersebut, ia terlihat mengenakan pakaian berwarna merah dan berbicara menggunakan pelantang suara.

Pada awalnya, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak-pihak yang hadir. Namun, sebagian perkataannya tidak terdengar dengan jelas. Hingga kemudian ia menyebut dua nama yang langsung memunculkan spekulasi baru mengenai kemungkinan duet politik.

Baca Juga: Founder 22 Perusahaan, Pengasuh Ponpes Tebuireng Terpilih Jadi Ketua Umum PBNU

“Perasaan saya Mas Gibran dan Kang Dedi Mulyadi,” kata Farhat Abbas.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar