Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Laba J Resources (PSAB) Melejit 803% Jadi US$177,89 Juta

Laba J Resources (PSAB) Melejit 803% Jadi US$177,89 Juta Kredit Foto: J Resources
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) meraup laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mencapai US$177,89 juta pada semester I-2026, naik 803,45% dibandingkan US$19,69 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Berdasarkan keterbukaan informasi BEI, Selasa (1/9/2026), lonjakan laba tersebut membuat laba per saham dasar PSAB meningkat menjadi US$0,0067, dari sebelumnya US$0,0007.

Pendapatan perseroan juga tumbuh. PSAB mencatat penjualan US$160,63 juta, naik 14,49% secara tahunan dari US$140,29 juta.

Di saat pendapatan meningkat, beban pokok penjualan justru turun cukup tajam menjadi US$18,94 juta dari US$52,3 juta. Alhasil, laba kotor PSAB naik menjadi US$141,68 juta, dibandingkan US$87,98 juta pada semester I-2025.

Kinerja PSAB mendapat dorongan besar dari keuntungan pelepasan entitas anak. Pos ini mencatat keuntungan US$298,59 juta, sementara pada periode yang sama tahun lalu tidak ada keuntungan yang dibukukan dari transaksi tersebut.

Pendapatan bunga juga meningkat menjadi US$502,24 ribu dari US$20,77 ribu. Selain itu, perseroan membukukan laba dari penjualan dan penghapusan aset tetap sebesar US$47,27 ribu, berbalik dari rugi US$1,01 juta pada semester I-2025.

Dari sisi beban keuangan, PSAB berhasil menekan beban bunga dan keuangan lainnya menjadi US$5,01 juta dari US$8,85 juta.

Namun, tidak semua pos mencatat perbaikan. Beban umum dan administrasi naik menjadi US$46,43 juta dari US$29,53 juta. Kerugian penurunan nilai aset tetap juga meningkat tajam menjadi US$59,57 juta dari US$3,75 juta.

Beban amortisasi dan penghapusan ikut membengkak menjadi US$105,57 juta, dibandingkan US$7,54 juta pada periode yang sama tahun lalu.

Baca Juga: Laba KSEI Tembus Rp315,74 Miliar pada Semester I-2026

Baca Juga: Laba Usaha CYBR Naik 1.171%, Pendapatan Tembus Rp115 Miliar

Baca Juga: Laba Bersih ADRO Melonjak 76,8% Jadi US$309,37 Juta di Semester I-2026

Secara keseluruhan, PSAB membukukan laba periode berjalan sebesar US$186,56 juta pada semester I-2026. Angka tersebut melonjak dibandingkan US$29,42 juta pada semester I-2025.

Dari sisi neraca, total aset tercatat US$636,86 juta per 30 Juni 2026, turun dari US$821,56 juta pada akhir 2025.

Total ekuitas juga menyusut menjadi US$435,5 juta dari US$454,52 juta. Sementara total liabilitas turun lebih dalam, yakni dari US$367,04 juta menjadi US$201,35 juta.

Saham PSAB Masih Naik 39%

Dari pasar saham, harga PSAB ditutup turun pada perdagangan Senin (31/8/2026). Saham PSAB terkoreksi 3,25% atau 20 poin ke level Rp595.

Meski melemah dalam perdagangan terakhir Agustus, saham PSAB masih mencatat kinerja positif sepanjang 2026. Jika dibandingkan dengan posisi 2 Januari 2026 di level Rp428, harga saham PSAB telah naik 39,02% atau 167 poin.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan