Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Analogi Filipina: Pengamat Sebut Prabowo Bisa 'Singkirkan' Gibran Seperti Marcos ke Duterte

Analogi Filipina: Pengamat Sebut Prabowo Bisa 'Singkirkan' Gibran Seperti Marcos ke Duterte Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Pengamat politik Syahganda Nainggolan menilai Presiden Prabowo Subianto bisa melakukan penyingkiran politik terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, seperti yang terjadi di Filipina.

Hal tersebut merujuk pada pengalaman Wakil Presiden Filipina Sara Duterte di bawah pemerintahan Presiden Ferdinand “Bongbong” Marcos Jr.. Meski pada Pemilu 2022 keduanya maju bersama sebagai aliansi kuat bernama UniTeam, hubungan dua dinasti politik terbesar di Filipina itu kini pecah. Sara Duterte secara sistematis mulai dipinggirkan dari pusat kekuasaan.

"Kalau misalkan kita lihat misalkan antara Sarah Duterte di Filipina ya kan wakil presiden dengan Bongbong Marcos misalnya seperti itu. Itu kan penyingkirannya kan penyingkiran politik. Nah, itu juga bisa dilakukan oleh Pak Presiden Prabowo untuk semakin melakukan penyingkiran politik," ujar Syahganda dalam kanal YouTube Forum Keadilan TV, dikutip Selasa (1/9).

Menurut Syahganda, publik selama ini dibuat bingung dengan sikap Prabowo terhadap Gibran. Kadang Gibran tidak diajak dalam perjalanan dinas, atau tidak diberi peran memimpin rapat seperti yang pernah dilakukan Jusuf Kalla saat menjabat Wapres. Bahkan dalam rapat kabinet, Gibran kerap tidak duduk di sebelah presiden.

"Itu apakah itu yang bener atau yang bener hidup Jokowi, atau pada saat hari ulang tahun kemerdekaan duduk diapit bapak dan anak," tandasnya.

Sebagai informasi, Prabowo pernah meneriakkan “Hidup Jokowi” saat HUT ke-17 Partai Gerindra di Sentul, Bogor, Sabtu (15/2/2025). Dalam acara yang dihadiri elite Koalisi Indonesia Maju (KIM) dan Jokowi, Prabowo menegaskan keberhasilan partainya tak lepas dari dukungan Jokowi.

"Kita diberi kepercayaan oleh rakyat bersama kawan-kawan kita dari Koalisi Indonesia Maju (KIM), dan saya katakan di sini bahwa kita berhasil mendapat kepercayaan rakyat karena dukungan teman-teman Koalisi Indonesia Maju semuanya," kata Prabowo.

Baca Juga: Budi Arie Ditangkap Karena Makar? Syahganda: Prabowo Lebih Baik Jaga Demokrasi

"Dan saya katakan di sini, kita berhasil karena kita didukung oleh Presiden ke-7 (Jokowi). Tepuk tangannya kurang semangat!Semangat lagi. Hidup Jokowi!" pekik Prabowo.

Sementara itu, dalam HUT RI ke-81 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2026), Prabowo duduk diapit oleh Jokowi dan Gibran.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya