Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dede Budhyarto: Kebencian ke Seskab Teddy Sudah Kronis, Geser Mic Pun Jadi Skandal

Dede Budhyarto: Kebencian ke Seskab Teddy Sudah Kronis, Geser Mic Pun Jadi Skandal Kredit Foto: Instagram/Dede Budhyarto
Warta Ekonomi, Jakarta -

Potongan video Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya yang menggeser mikrofon utama di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat resmi pemerintahan beredar di platform X dan memicu sorotan publik.

Sejumlah pihak mengkritik sikap tersebut. Beberapa menilai tindakan Teddy menunjukkan besarnya kekuasaan seorang Seskab di tanah air.

Mantan Komisaris Independen PT Pelni, Dede Budhyarto, menilai tingkat kebencian sebagian masyarakat terhadap Teddy sudah mencapai level akut.

"Kebencian ke Seskab Teddy memang sudah masuk level kronis. Gerakan kecil mindahin mic pun langsung jadi bahan bahasan, dibaca sebagai bukti dia “menguasai” Prabowo," tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Selasa (8/9).

Ia menambahkan, dalam rapat terbatas sebenarnya asisten sering mengatur alur. Namun karena sentimen publik sudah menumpuk, mulai dari isu dwifungsi, akses ke presiden, hingga rumor lama, setiap gestur Teddy otomatis dianggap skandal.

"Mau dia kerja atau cuma geser mic, tetap salah di mata sebagian orang. Polarisa ini sudah terlalu dalam, kebenciannya ibarat tumor otak yang tak bisa disembuhkan," imbuhnya.

Sebagai informasi, dalam momen tersebut Prabowo tengah memberikan arahan serius terkait mitigasi bencana, termasuk kebakaran hutan dan lahan (karhutla)

"Yang perlu diperhatikan kebakaran dekat IKN. Kita harus kerahkan kekuatan lebih, jangan sampai kebakaran itu sampai ke zona inti," ujar Prabowo.

Baca Juga: Said Didu: Aksi Seskab Teddy Geser Mikrofon Prabowo Adalah Gol Bunuh Diri Istana!

Teddy yang berada di sampingnya langsung memindahkan mikrofon menjauh dari jangkauan bicara presiden sambil membisikkan sesuatu.

Narasi video yang beredar menyebutkan, tindakan Teddy dilakukan untuk mengalihkan perhatian atau memberikan laporan terkait situasi darurat lain, yakni perkembangan bencana gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT). Setelah dibisiki, Prabowo terlihat hanya mengangguk-anggukkan kepala.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya