Biaya Marketplace Tembus 18%, UMKM Mulai Cari Cara Selamatkan Margin
Kredit Foto: Wafiyyah Amalyris K
Digitalisasi UMKM terus meluas, tetapi peningkatan akses ke marketplace belum lepas dari tekanan biaya penjualan. Pada 2026, Kementerian UMKM menyebut sekitar 27 juta UMKM telah masuk ekosistem digital melalui media sosial dan marketplace, sementara biaya layanan yang dikenakan platform kepada penjual berada di kisaran 10%-18% setiap transaksi, di luar biaya promosi dan iklan.
Di tengah tekanan biaya itu, pelaku UMKM harus semakin cermat menjaga margin usaha di tengah persaingan pasar digital yang semakin padat.
Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kredit UMKM masih tumbuh positif sebesar 1,62% year on year pada Juni 2026, meningkat dari 1,05% year on year pada periode sebelumnya. Berdasarkan kepemilikan, kredit bank BUMN mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 16,95% year on year.
Secara keseluruhan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mencatat lebih dari 64 juta UMKM berkontribusi lebih dari 60% terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional dan menyerap hampir 97% tenaga kerja nasional pada Maret 2026.
General Manager Brand Creative Content & Communication Health Care Division PT Tempo Scan Pacific Tbk Diana Theodora mengatakan, tantangan UMKM di ekosistem digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membuka kanal penjualan, tetapi juga kebutuhan terhadap dukungan yang dapat membantu usaha bertahan dan berkembang.
Maka dari itu, akses modal pasar, serta pengetahuan dinilai menjadi bagian penting dalam memperkuat kapasitas UMKM.
"Namun, semangat tersebut perlu ditopang oleh akses modal, pasar, dan pengetahuan yang relevan. Menjawab kebutuhan itu, Tempo Scan melalui NEO rheumacyl menghadirkan NEO rheumacyl Peduli UMKM sekaligus membuka akses pasar melalui Tempomart.com. Kami ingin membantu UMKM bukan sekadar memiliki toko online, tetapi juga meningkatkan visibilitas, menjaga margin, dan membangun bisnis yang lebih siap bertumbuh," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (9/9/2026).
Baca Juga: Celah Pembiayaan UMKM Capai Rp1.290 Triliun, Kredit Digital Jadi Alternatif
Baca Juga: Bisa Hitung HPP hingga Beri Strategi Bisnis, UMKMall Luncurkan Teman AI untuk Asisten Digital UMKM
Sudah berjalan selama tujuh tahun, program NEO rheumacyl Peduli UMKM tahun ini memberikan dukungan berupa akses berjualan tanpa komisi penjualan selama enam bulan. Bahkan, UMKM terpilih memperoleh dukungan promosi berupa voucher diskon dan gratis ongkos kirim.
“Kehadiran Tempomart.com sebagai mitra dalam program NEO rheumacyl Peduli UMKM membawa semangat bahwa inovasi lokal tidak hanya hadir melalui produk, tetapi juga melalui ekosistem digital yang dapat membuka ruang tumbuh bagi pelaku usaha Indonesia,” kata Suli Anggara, Deputy Managing Director Sales & Marketing PT Tempo Digital Nusantara.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: