Kredit Foto: YouTube Sekretariat Presiden
Eks Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Laode M Syarif melontarkan sindiran tajam kepada pengamat politik Rocky Gerung.
Sindiran itu muncul setelah Rocky berdebat dengan pakar hukum tata negara Feri Amsari mengenai keterlibatan tentara dalam program penanaman jagung.
Laode menilai Rocky yang selama ini dikenal kritis justru berubah sikap ketika membahas Presiden Prabowo Subianto. Ia menyampaikan sindiran tersebut melalui akun X miliknya.
"Konsisten cerdas itu….ternyata mahal …. akhirnya jadi ‘dungu’ juga MAAF," tulis Laode.
Sindiran tersebut disampaikan Laode setelah menyimak perdebatan Rocky Gerung dan Feri Amsari yang membahas program tentara menanam jagung serta isu militerisasi.
Rocky: Tentara Tanam Jagung Bukan Militerisasi
Dalam perdebatan tersebut, Rocky Gerung menyampaikan pandangan bahwa keterlibatan tentara dalam kegiatan pertanian tidak serta-merta dapat disebut sebagai militerisasi.
Rocky bahkan menggunakan istilah "jagungisasi tentara" untuk menggambarkan kondisi ketika prajurit lebih banyak terlibat dalam aktivitas menanam jagung.
"Kalau kita takut militerisasi, biarkan tentara nanem jagung, supaya dia sibuk cari bibit lupa cari mesiu, lupa memanggul senjata," ujar Rocky dalam perdebatan tersebut.
Menurut Rocky, aktivitas tersebut justru dapat menjauhkan tentara dari kegiatan yang berkaitan dengan penggunaan senjata.
Feri Amsari Sebut Kesesatan Berpikir
Pernyataan Rocky kemudian dibantah Feri Amsari. Feri menilai argumentasi tersebut mengandung logical fallacy atau kesesatan berpikir karena tugas utama tentara tetap berkaitan dengan pertahanan negara.
"Tapi itu logica fallacy, karena tugasnya kan menjaga pertahanan," kata Feri.
Feri juga menyoroti potensi persoalan ketika aparat militer bersentuhan langsung dengan masyarakat sipil, khususnya petani.
Menurut dia, keterlibatan militer dalam aktivitas pertanian berpotensi menimbulkan persoalan apabila terjadi benturan kepentingan dengan petani.
"Orang yang bekerja untuk pertahanan abang dayagunakan jadi petani. Cerita aneh, masa tentara tidak bisa memanggul senjata karena sibuk menanam jagung," ujar Feri.
Feri kemudian mengaitkan pernyataan Rocky dengan sikapnya terhadap Prabowo. Ia menilai logika Rocky berubah ketika membahas sosok Presiden Prabowo.
"Menurut saya, abang menyalahi logika utama tentang susunan fondasi bernegara, abang kalau cerita soal Prabowo logikanya tiba-tiba jadi kacau begini," kata Feri.
Kritik Laode Muncul di Tengah Perdebatan
Komentar Laode M Syarif kemudian muncul di tengah perdebatan tersebut. Ia tidak secara langsung menjelaskan bagian pernyataan Rocky yang dianggapnya menunjukkan perubahan sikap.
Namun, unggahannya menyiratkan kritik terhadap Rocky yang dinilai tidak lagi konsisten dengan sikap kritisnya ketika membahas pemerintahan Prabowo.
Sementara itu, konsep 'dungu' dalam definisi Rocky Gerung yang kerap menggunakan istilah itu adalah konsep berpikir untuk menguliti cara berpikir seseorang dalam berargumen sesuai kaidah/hukum logis, bukan pada serangan secara personal.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ferry Hidayat
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: