Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

BEI Pelototi 5 Saham Ini karena Bergerak Tak Biasa, Ada UDNG, BIKE, hinga LABA

BEI Pelototi 5 Saham Ini karena Bergerak Tak Biasa, Ada UDNG, BIKE, hinga LABA Kredit Foto: Uswah Hasanah
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mencermati pergerakan lima saham yang mengalami perubahan harga di luar kebiasaan atau Unusual Market Activity (UMA).

Kelima saham itu adalah PT Bhineka Inovasi Ketahanan Energi Tbk (BIKE), PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG), PT Planet Properindo Jaya Tbk (PLAN), PT Green Power Group Tbk (LABA), dan PT Pool Advista Finance Tbk (POLA).

Dari lima saham, BIKE, PLAN, LABA, dan POLA mengalami kenaikan harga yang tidak biasa, sehingga dipantau oleh BEI. Sedangkan UDNG, sahamnya mengalami penurunan di luar kebiasaan.

Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan mengatakan, masuknya suatu saham dalam pengumuman UMA tidak otomatis berarti perusahaan telah melakukan pelanggaran di bidang pasar modal.

"BEI masih memantau perkembangan pola transaksi pada kelima saham tersebut. Bursa juga meminta investor mencermati penjelasan masing-masing perusahaan atas permintaan konfirmasi yang telah disampaikan BEI," ungkap Endra dalam keterbukaan informasi BEI, Kamis (10/9/2026).

Dia juga meminta investor untuk memperhatikan kinerja perusahaan dan keterbukaan informasi yang tersedia sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca Juga: Disorot BEI, MBMA: Kita Belum Putuskan Listing di Bursa Hong Kong

Baca Juga: OJK: Batas Kepemilikan Saham BEI Maksimal 5% Usai Demutualisasi

Baca Juga: OJK Sebut POJK Demutualisasi BEI Sedang Diharmonisasi di Kemenkumham

Selain itu, investor harus mencermati kembali rencana aksi korporasi emiten, terutama jika aksi tersebut belum mendapatkan persetujuan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS).

Endra juga mengingatkan investor untuk mempertimbangkan berbagai risiko dan kemungkinan yang dapat terjadi ke depan sebelum melakukan transaksi. 

"Keputusan investasi sebaiknya dibuat berdasarkan informasi yang tersedia dan telah dipertimbangkan secara matang," pungkas dia.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan