Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dokter Tifa: AHY Akan Jadi Presiden Selanjutnya Usai Prabowo, Ada Skenario Besar di Baliknya

Dokter Tifa: AHY Akan Jadi Presiden Selanjutnya Usai Prabowo, Ada Skenario Besar di Baliknya Kredit Foto: Bakom RI
Warta Ekonomi, Jakarta -

Nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) disebut-sebut sebagai sosok yang diprediksi bakal menjadi Presiden Republik Indonesia 2029-2034. Ia diklaim akan menjadi presiden selanjutnya usai Prabowo Subianto. 

Penggiat Media Sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa mengatakan dirinya telah menjalankan kembali model prediksi yang selama ini digunakan untuk membaca kemungkinan arah politik dari Indonesia. Prediksinya memunculkan bahwa sosok presiden selanjutnya adalah AHY.

Baca Juga: PSI Bersaksi Soal Hubungan Rocky Gerung-Jokowi: Dia Memang Tidak Suka, Dianggap Tak Pantas Pimpin...

"Next, model prediksi sudah saya jalankan. Presiden 2029 Insyaallah adalah AHY. Namun ada lika-liku, dramaturgi, kisah pengorbanan sekaligus kenegarawanan dari Prabowo Subianto," ungkap Dokter Tifa, dikutip Senin (14/9/2026).

Dokter Tifa sendiri  mengatakan analisisnya tidak didasarkan pada ramalan, melainkan metode yang disebut Foresight Methodology.

"Saya bukan meramal tetapi menggunakan Foresight Methodology. Hal itu sudah belasan tahun saya uji yaitu Mixed Model Analysis: Systematic Horizon Scanning, Delphi, Bayesian, Cross Impact, Micmac, Step Pestle, Back casting yang saya modelkan," jelasnya.

AHY sendiri katanya akan menjadi presiden dengan kemungkinan terjadinya perubahan kepemimpinan di tengah periode pemerintahan berikutnya. Ia menggambarkan hal itu dengan sejarah politik pada 1998.

"Di mana sejarah berulang. Beliau akan mengulang sejarah 20 Mei 1998. Hal itu ketika mertua beliau menyatakan mundur, dan wakilnya menggantikannya menjadi presiden," terang Dokter Tifa.

AHY dalam hal ini bukan langsung menjadi presiden setelah proses Pilpres 2029. Dokter Tifa memprediksi terlebih dahulu terjadi dinamika yang membuat Prabowo tidak menyelesaikan masa jabatannya.

" 2030, satu tahun setelah menjalani masa presiden sk-nya yang kedua, ia akan mundur dengan alasan kesehatan, di tengah-tengah meluasnya Perang Dunia III ke Indo-Pasifik," tuturnya.

Adapun Tifauzia Tyassuma atau Dokter Tifa sebelumnya juga secara terbuka menyatakan pilihan politiknya untuk mendukung Presiden Prabowo Subianto.

Dokter Tifa juga menyebut masyarakat seolah terus dihadapkan pada pilihan antara kekuasaan yang sedang berjalan dan pihak yang masih memiliki keinginan untuk mempertahankan pengaruhnya.

Ia menyebut dua sosok yang menurutnya berada dalam konteks persimpangan itu, yakni Presiden Prabowo Subianto dan Eks Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca Juga: Gibran Diminta Berikan Klarifikasi Soal Tuduhan Denny Indrayana: Apa Pun Konsekuensinya...

"Indonesia dipaksa terus bersimpangan antara yang berkuasa dan yang masih ingin terus berkuasa," ungkap Dokter Tifa.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aldi Ginastiar
Editor: Aldi Ginastiar