Kredit Foto: Priwola
Peran perempuan dalam kepemimpinan komunikasi dan penguatan reputasi organisasi menjadi sorotan dalam The 1st PR INDONESIA Women Communication Leader Awards (Priwola) 2026 yang digelar di Universitas Semarang (USM), Kamis (10/9/2026).
Mengusung tema Lead with Impact, Inspire with Communication, PRIWOLA 2026 memberikan penghargaan kepada 44 perempuan pemimpin dari berbagai sektor, mulai dari pemerintahan daerah, korporasi, hingga profesi komunikasi.
Founder & CEO PR INDONESIA Asmono Wikan mengatakan kepemimpinan tidak semata-mata diukur dari jabatan, kewenangan, atau besarnya organisasi yang dipimpin. Menurutnya, kepemimpinan tercermin dari perubahan yang diwujudkan serta manfaat yang diberikan kepada organisasi dan masyarakat.
“Komunikasi adalah kemampuan membangun pemahaman, menumbuhkan harapan, menggerakkan partisipasi, dan menginspirasi orang lain untuk mengambil bagian dalam perubahan,” ujar Asmono dalam sambutannya.
Menurut Asmono, perempuan memiliki sejumlah kekuatan yang relevan dengan tantangan komunikasi dan reputasi saat ini, seperti kepekaan, empati, kemampuan mendengarkan, ketangguhan menghadapi tekanan, serta kemampuan membangun relasi.
Ia menilai perjalanan perempuan menuju posisi kepemimpinan tidak selalu mudah. Setiap pencapaian membutuhkan keberanian untuk menembus batas, menghadapi keraguan, menyeimbangkan berbagai peran, dan membuktikan kapasitas.
Karena itu, PRIWOLA 2026 menjadi bentuk pengakuan terhadap perjalanan, konsistensi, keberanian, dan dampak kepemimpinan perempuan dalam ekosistem komunikasi Indonesia.
Salah satu penerima penghargaan, Founder & CEO Prominent PR Ika Sastrosoebroto, yang meraih kategori Inspiring Women Communications Leader, menyoroti pentingnya integritas dalam praktik komunikasi strategis.
“Di tengah lanskap ekonomi yang penuh ketidakpastian dan deru disrupsi zaman, panggilan terdalam kita adalah merajut kembali cara Indonesia berkomunikasi,” tutur Ika.
Ia mengatakan komunikasi strategis tidak hanya membutuhkan kemampuan teknis, tetapi juga harus berpijak pada kejujuran dan nilai-nilai Pancasila.
“Mengomunikasikan Pancasila berarti mengejawantahkan nilai-nilainya menjadi laku nyata, menghadirkan keadilan yang membumi dan kemakmuran yang merangkul semua,” ujarnya.
Menurut Ika, praktik komunikasi yang jujur, terukur, dan berintegritas menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan sekaligus memperkuat persatuan nasional.
Dari sisi penghargaan, PRIWOLA 2026 terbagi dalam tiga pilar, yakni Special Awards, Leader Awards, dan Excellence Awards.
Pada kategori Special Awards, penghargaan diberikan kepada 8 kepala daerah perempuan, yang terdiri atas satu gubernur, tiga wali kota, dan empat bupati. Selain itu, terdapat 15 tokoh Rising Women Communications Leader serta 12 tokoh Inspiring Women Communications Leader.
Sementara itu, 9 pemimpin perempuan lainnya meraih Leader Awards dan Excellence Awards melalui proses penjurian berbasis submission entry dan presentasi strategi di hadapan dewan juri.
Dewan juri terdiri atas Asmono Wikan, Ainul Yaqin, Frans Sutedjo, dan Dr. Janette Maria Pinariya.
Penyelenggaraan PRIWOLA 2026 didukung Universitas Semarang, Telkomsel, Perusahaan Gas Negara (PGN), Bank DBS Indonesia, serta sejumlah mitra lainnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: