Merek China Ini Mulai Mengusik Pasar Otomotif Eropa, Penjualan Tembus 10 Besar
Kredit Foto: Ist
Merek otomotif asal China mulai menunjukkan taring di pasar Eropa. Salah satunya Omoda & Jaecoo yang mengklaim berhasil menembus 10 besar pasar otomotif Italia pada Agustus 2026.
Berdasarkan data yang disampaikan perusahaan, Omoda & Jaecoo mencatat 2.883 registrasi di Italia sepanjang Agustus. Angka tersebut membawa merek asal China itu ke posisi kesembilan dalam peringkat pasar secara keseluruhan.
Tak hanya masuk 10 besar, Omoda & Jaecoo juga mengklaim menjadi merek otomotif China dengan penjualan tertinggi di Italia pada bulan tersebut.
Pencapaian di Italia menjadi gambaran semakin agresifnya merek China memasuki pasar Eropa. Persaingan tidak lagi sebatas mengejar ceruk kendaraan murah, tetapi mulai merambah pasar utama yang selama ini didominasi merek lokal dan Jepang.
Performa serupa terlihat di Inggris. Menurut data perusahaan, Omoda & Jaecoo mencatat 6.238 registrasi pada Agustus 2026 dengan pangsa pasar 6,62 persen. Angka tersebut menempatkan Omoda & Jaecoo di posisi kedua pasar mobil baru Inggris, naik dari posisi ketiga pada Juli 2026.
Tiga modelnya bahkan diklaim masuk 10 besar mobil terlaris Inggris pada Agustus. Jaecoo J7 berada di posisi kedua dengan 2.022 registrasi, disusul Jaecoo J5 di posisi keempat dengan 1.670 unit dan Omoda 5 di posisi keenam dengan 1.465 unit.
Dalam waktu kurang dari dua tahun sejak masuk ke Inggris, perusahaan menyebut penjualan kumulatif Omoda & Jaecoo di negara tersebut telah melewati 100.000 unit. Sepanjang 2026 hingga Agustus, total registrasinya mencapai 67.971 unit.
Ekspansi merek China juga terlihat di Spanyol. Berdasarkan data yang dirilis perusahaan, Omoda & Jaecoo membukukan 2.312 registrasi pada Agustus, naik 43,3 persen secara tahunan. Pangsa pasarnya mencapai 3,4 persen.
Jika hanya melihat konsumen privat, porsinya diklaim mencapai 4,8 persen. Secara kumulatif, registrasi Januari-Agustus 2026 mencapai 25.465 unit, tumbuh 80,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara di Prancis, Omoda & Jaecoo mencatat 1.518 registrasi pada Agustus dengan pangsa pasar 1,64 persen. Perusahaan menyebut volume tersebut sudah berada pada level yang serupa dengan sejumlah merek mainstream di pasar tersebut.
Baca Juga: Dulu Dilarang, Kini Trump Persilakan China Bikin Mobil di AS dengan Syarat
Baca Juga: 3 Bulan Berturut-turut Naik, Penjualan Mobil Listrik Mulai Tinggalkan Mobil Bensin?
Baca Juga: BAIC T1 Jadi Favorit GIIAS Bandung, Seberapa Laris Mobil Listrik Ini?
Pergerakan di sejumlah negara Eropa itu menunjukkan persaingan merek China mulai memasuki babak baru. Mereka tidak hanya mengejar pertumbuhan volume, tetapi juga mulai merebut posisi di papan atas pasar otomotif sejumlah negara Eropa.
Secara global, Omoda & Jaecoo mengklaim membukukan penjualan 65.576 unit pada Agustus 2026, naik 101,7 persen secara tahunan. Kendaraan energi baru menjadi salah satu motor pertumbuhan dengan penjualan 49.712 unit, melonjak 167,5 persen dibandingkan Agustus tahun lalu.
Sepanjang Januari-Agustus 2026, penjualan global Omoda & Jaecoo mencapai 514.425 unit. Sementara penjualan kumulatif sejak brand tersebut beroperasi disebut telah melampaui 1,3 juta unit.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ilham Nurul Karim
Editor: Dian Ihsan
Tag Terkait: