Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Destry Lantik Mal Isnaini Jadi Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI

Destry Lantik Mal Isnaini Jadi Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Kredit Foto: Bank Indonesia
Warta Ekonomi, Jakarta -

Gubernur Bank Indonesia (BI), Destry Damayanti, melantik Mal Isnaini S. Meyyanti sebagai Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI. Mal Isnaini sebelumnya menjabat sebagai Kepala Departemen Manajemen Strategis dan Tata Kelola BI.

Pelantikan tersebut menjadi bagian dari penguatan organisasi BI untuk memastikan kesinambungan pelaksanaan tugas dalam menjaga stabilitas sistem keuangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

"Bahwa mandat BI yang semakin luas perlu diiringi dengan penguatan tanggung jawab kelembagaan, tata kelola, dan kepemimpinan," ujar Destry dikutip, Rabu (16/9/2026).

Destry juga menekankan pentingnya penguatan sinergi antara BI dan mitra strategis dalam menjalankan mandat masing-masing sesuai kewenangan. Sinergi tersebut diperlukan agar pelaksanaan kebijakan dapat berjalan beriringan dan saling melengkapi.

Selain itu, Destry mengarahkan agar pelaksanaan tugas BI berpegang pada tiga prinsip, yakni berdampak nyata, inklusif, dan terintegrasi.

Baca Juga: Rupiah Menguat ke Rp17.679, Pasar Cermati Arah Kebijakan BI di Era Destry

Baca Juga: BI Fokus Jaga Rupiah di Tengah Situasi Higher for Longer, Destry Ungkap Strateginya

Prinsip tersebut diwujudkan melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan. Para pemimpin BI juga diharapkan menerapkan kepemimpinan yang inklusif dan terbuka terhadap berbagai pandangan.

Destry meminta jajaran pimpinan memberikan ruang bagi seluruh anggota organisasi untuk berkontribusi dalam pelaksanaan tugas.

Penguatan kelembagaan, kepemimpinan, dan sinergi menjadi fondasi bagi BI dalam menjalankan mandatnya untuk menjaga stabilitas sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Aryo Hadi Wibowo
Editor: Dwi Aditya Putra

Tag Terkait: