Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investor Asing Net Sell Rp351 Miliar, BBRI dan TINS Paling Banyak Dilepas

Investor Asing Net Sell Rp351 Miliar, BBRI dan TINS Paling Banyak Dilepas Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Investor asing masih membukukan aksi jual di pasar saham Indonesia. Hingga akhir perdagangan sesi I Selasa (22/9/2026), net foreign sell mencapai Rp351,12 miliar.

Berdasarkan data Foreign Activity Midday Stockbit Sekuritas, nilai pembelian saham oleh investor asing (foreign buy) tercatat Rp2,11 triliun. Sedangkan nilai penjualan (foreign sell) mencapai Rp2,46 triliun.

BBRI menjadi saham yang paling banyak dilepas investor asing dengan net sell Rp129,60 miliar dan volume transaksi sekitar 40,12 juta saham. Tekanan jual berikutnya terjadi pada TINS sebesar Rp67,36 miliar dan TPIA Rp61,16 miliar.

Dua bank besar juga masuk daftar saham dengan net foreign sell terbesar. BMRI mencatat aksi jual bersih Rp52,10 miliar, sedangkan BBCA sebesar Rp42,03 miliar.

Aksi jual asing juga membebani TLKM sebesar Rp39,57 miliar, PTRO Rp25,17 miliar, PACK Rp23,93 miliar, MEDC Rp21,79 miliar, dan CUAN Rp17,52 miliar.

Meski secara keseluruhan asing mencatat net sell, sejumlah saham justru mencatat aliran dana masuk.

AMMN menjadi saham dengan net foreign buy terbesar, mencapai Rp54,85 miliar dengan volume sekitar 11,52 juta saham. Di posisi berikutnya terdapat ISAT dengan net buy Rp35,30 miliar dan MDKA Rp13,91 miliar.

Baca Juga: BEI Pantau Ketat 2 Saham Ini, Salah Satunya Tembus ARA

Baca Juga: OJK Terbitkan Aturan Pemegang Saham BEI Usai Demutualisasi, Ini Isinya

Baca Juga: BEI Bekukan Lagi Saham WIKA, Ini Penyebabnya

Selanjutnya, investor asing membukukan net buy pada CPIN Rp13,55 miliar, VKTR Rp13,51 miliar, dan SINI Rp13,12 miliar.

Pembelian bersih juga tercatat pada LSIP Rp11,54 miliar, AALI Rp10,25 miliar, PANI Rp9,93 miliar, serta EMAS Rp8,84 miliar.

Data tersebut menunjukkan aksi jual asing belum merata di seluruh pasar. Di tengah net sell secara agregat, investor asing masih melakukan akumulasi pada sejumlah saham, terutama AMMN dan ISAT.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan

Tag Terkait: