Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Investor Asing Buang Saham RI Rp129 Miliar, BMRI hingga BBCA Tertekan

Investor Asing Buang Saham RI Rp129 Miliar, BMRI hingga BBCA Tertekan Kredit Foto: Antara/Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Tekanan jual investor asing kembali membayangi pasar saham Indonesia. Hingga sesi I perdagangan Senin (28/9/2026), investor asing mencatatkan net sell Rp129,63 miliar, dengan aksi jual terbesar menyasar sejumlah saham berkapitalisasi besar.

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, nilai pembelian saham oleh investor asing mencapai Rp2,11 triliun. Namun, nilai penjualannya lebih tinggi, yakni Rp2,24 triliun. Selisih tersebut membuat posisi transaksi asing berakhir dengan net sell Rp129,63 miliar.

Aksi jual paling besar terjadi pada PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), dengan net sell mencapai Rp115,34 miliar. Saham PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) menyusul dengan net sell Rp48,09 miliar, sedangkan PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mencatat net sell Rp35,46 miliar.

Tekanan asing juga menyasar sejumlah saham komoditas dan energi. Investor asing mencatat net sell pada TINS sebesar Rp20,99 miliar, PACK Rp17,84 miliar, ANTM Rp12,52 miliar, INCO Rp10,62 miliar, dan BUMI Rp9,33 miliar.

Selanjutnya, CUAN mencatat net sell Rp8,49 miliar, sementara ISAT dilepas asing dengan nilai bersih Rp8,11 miliar.

Baca Juga: Saham Rp1 Resmi Berlaku! BEI Bongkar Aturan Baru ARA dan ARB

Baca Juga: GOTO Makin Terperosok Usai Era Gocap Berakhir, Ini Kata Manajemen

Baca Juga: GOTO Ambruk dari Gocap, Saham Terjun Bebas ke Rp43

PTBA hingga BBRI Masih Diburu Asing

Meski secara keseluruhan berada di zona jual, investor asing masih memburu sejumlah saham. PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menjadi saham dengan net foreign buy terbesar hingga sesi I, yakni Rp18,59 miliar.

Posisi berikutnya ditempati PT Panca Global Kapital Tbk (PEGE) dengan net buy Rp14,78 miliar dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) sebesar Rp14,63 miliar.

Aksi beli asing juga tercatat pada DSSA sebesar Rp11,52 miliar, BULL Rp10,79 miliar, ERAA Rp8,49 miliar, CBRE Rp7,28 miliar, MEDC Rp6,82 miliar, AMRT Rp6,06 miliar, serta AMMN Rp5,99 miliar.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Dian Ihsan
Editor: Dian Ihsan