Kredit Foto: Istimewa
Membayar dengan memindai QRIS kini semakin menjadi bagian dari keseharian masyarakat. Bagi pelaku usaha, kehadiran QRIS bukan lagi sekadar pilihan metode pembayaran, tetapi telah menjadi salah satu kebutuhan untuk mengikuti perubahan perilaku konsumen yang semakin terbiasa bertransaksi secara digital.
Data Bank Indonesia mencatat hingga Juni 2026 jumlah pengguna QRIS telah mencapai 65,77 juta. Sementara sepanjang semester I 2026, transaksi QRIS mencapai 12,55 miliar transaksi dengan nilai Rp1,12 kuadriliun, tumbuh 93,92% secara tahunan.
Lonjakan tersebut turut mendorong kebutuhan pelaku usaha terhadap layanan payment gateway yang tidak hanya mampu memproses transaksi secara aman, tetapi juga menawarkan proses pendaftaran dan aktivasi yang cepat. Sebab, semakin lama proses aktivasi, semakin lama pula merchant harus menunggu sebelum dapat menerima pembayaran digital dari pelanggan.
Menjawab kebutuhan tersebut, OttoDigital melalui OttoPay menawarkan proses pendaftaran yang dirancang praktis dan cepat. Untuk aktivasi QRIS, merchant dapat mulai menggunakan layanan dalam tiga hari kerja setelah seluruh dokumen terverifikasi.
Kecepatan proses pendaftaran ini menjadi salah satu fokus OttoPay dalam memberikan pengalaman layanan kepada merchant. Namun, layanan tidak berhenti setelah QRIS aktif. OttoPay juga menyiapkan pendampingan khusus melalui Dedicated Relationship Manager (RM) untuk membantu merchant dalam menjalankan dan mengoptimalkan layanan pembayaran.
“Pengalaman OttoPay melayani ribuan merchant selama hampir satu dekade membuktikan bahwa pelaku usaha butuh lebih dari sekadar penyedia payment gateway dengan harga kompetitif. Mereka membutuhkan payment partner dengan layanan terbaik,” ujar Chief Revenue Officer OttoDigital, Grace Sunarjo.
Menurut Grace, kebutuhan merchant terhadap payment gateway saat ini tidak hanya berkaitan dengan biaya atau fitur, tetapi juga kemudahan proses sejak awal hingga layanan setelah sistem digunakan.
“Komitmen memberikan layanan terbaik ini kami hadirkan sejak tahap awal melalui proses pendaftaran yang praktis hingga pendampingan aftersales,” katanya.
Melalui Dedicated RM, merchant memiliki akses kepada tenaga profesional yang dapat menjadi mitra konsultasi sekaligus membantu menangani kebutuhan operasional. Pendampingan tersebut mencakup penanganan kendala teknis sehari-hari hingga rekomendasi yang dapat mendukung pengembangan bisnis merchant.
“Berdasarkan pengalaman memahami dinamika pasar dan mendampingi berbagai skala bisnis, kami melihat bahwa pelaku usaha membutuhkan mitra payment gateway yang juga mudah diakses dan diajak berkoordinasi, khususnya dalam penanganan kendala operasional,” jelas Grace.
Ia menambahkan, kehadiran Dedicated RM ditujukan agar setiap merchant mendapatkan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhan bisnisnya dan dapat memperoleh respons secara cepat ketika menghadapi kendala.
Dengan menggabungkan proses pendaftaran yang cepat dan pendampingan setelah layanan aktif, OttoPay berupaya memberikan solusi pembayaran digital yang lebih praktis bagi pelaku usaha. Merchant tidak hanya dapat lebih cepat mengaktifkan QRIS, tetapi juga mendapatkan akses pendampingan untuk memastikan layanan pembayaran dapat digunakan secara optimal.
Ke depan, OttoPay akan terus memperkuat ekosistem pembayaran digital guna mendukung efisiensi operasional bisnis sekaligus mendorong pertumbuhan transaksi digital yang aman dan nyaman.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Sufri Yuliardi
Editor: Sufri Yuliardi
Tag Terkait: