Prudential Syariah Bidik Gen Z, Ajak Mahasiswa Cari Cara Baru Perluas Akses Asuransi
Kredit Foto: Prudential Syariah
PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) mendorong mahasiswa ikut merancang strategi untuk memperluas akses asuransi syariah di Indonesia. Langkah tersebut dilakukan melalui Business Proposal Competitiondalam Youth Innovation Festival 2026 di Universitas Islam Negeri Saizu dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto.
Kompetisi bertema “Sustainable Innovation for Inclusive Sharia Insurance Growth in a Volatile Economy” tersebut melibatkan 13 tim mahasiswa untuk menyusun solusi berdasarkan studi kasus nyata industri asuransi syariah.
Langkah ini dilakukan di tengah masih adanya kesenjangan antara literasi dan inklusi keuangan syariah. Berdasarkan SNLIK 2026, tingkat literasi keuangan syariah Indonesia mencapai 43,07%, sedangkan tingkat inklusinya baru 13,24%.
Di sisi lain, perusahaan menyebut survei menunjukkan 46% Gen Z telah menjadi tulang punggung ekonomi keluarga, tetapi hanya 8% yang menabung untuk masa depan.
Head of Customer and Communications Prudential Syariah Adhi Nugraha Sugiharto mengatakan generasi muda perlu ditempatkan sebagai bagian dari perancangan solusi industri, bukan sekadar target edukasi.
“Generasi muda bukan sekadar sasaran edukasi, melainkan mitra dalam merancang masa depan asuransi syariah. Melalui kompetisi ini kami mengajak mereka menerjemahkan tantangan nyata industri menjadi solusi — cara yang kami yakini lebih efektif membangun literasi sekaligus memperluas inklusi,” ujarnya.
Menurut Adhi, pemahaman mengenai pengelolaan keuangan dan perlindungan sejak usia muda dapat membantu generasi muda mempersiapkan kebutuhan finansial di masa depan.
Dalam kompetisi tersebut, Prudential Syariah berperan sebagai case collaborator dengan menyediakan studi kasus industri, pembekalan literasi keuangan syariah, sekaligus menjadi juri.
Proposal “KATALIS Amanah Muda” dari tim Universitas Indonesia terpilih sebagai pemenang. Tim tersebut mengusulkan pengembangan tenaga pemasar dari kalangan Gen Z melalui program pengembangan mahasiswa dan pendekatan digital.
Konsep tersebut menempatkan anak muda sebagai kanal peer-to-peer untuk mendekatkan literasi sekaligus akses asuransi syariah kepada kelompok sebaya.
Baca Juga: Prudential Syariah dan LAZ Al Azhar Pulihkan Sekolah Terdampak Gempa NTT
Baca Juga: Prudential Syariah Kucurkan Rp1,1 Triliun untuk Klaim dan Manfaat
Baca Juga: Bangun Talenta Future Ready, Prudential Indonesia Sabet Tiga Penghargaan HR
Pendekatan tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan memperluas edukasi keuangan syariah. Hingga 2026, Prudential Syariah menyebut telah menjangkau 3 juta masyarakat melalui berbagai program edukasi dan kolaborasi di Indonesia.
Dari sisi manfaat perlindungan, perusahaan mencatat telah membayarkan santunan klaim dan manfaat Rp1,1 triliun kepada lebih dari 35.000 penerima manfaat hingga kuartal II 2026.
Prudential Syariah menilai penguatan literasi perlu berjalan bersamaan dengan perluasan akses agar pemahaman masyarakat terhadap keuangan syariah dapat diterjemahkan menjadi penggunaan produk dan layanan yang sesuai kebutuhan.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri