Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp1,1 Triliun pada Semester I-2026

Prudential Syariah Bayar Klaim Rp1,1 Triliun pada Semester I-2026 Kredit Foto: Azka Elfriza
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) tercatat membayarkan klaim sebesar Rp1,1 triliun hingga semester I-2026.

Lebih lanjut, Chief Customer Marketing Officer Prudential Syariah Vivin Arbianti Gautama juga menyampaikan bahwa perusahaan mencatat total kontribusi sebesar Rp2,1 triliun dan aset sekitar Rp7,4 triliun pada semester I-2026. Selain itu, tercatat juga bahwa risk based capital (RBC) dana tabarru perusahaan sebesar 225% dan mengklaim menguasai 23% pangsa pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia.

“Kalau bisa saya tambahkan, total kontribusi kita itu mencapai Rp 2,1 triliun. Dan investasi kita, aset kita growth signifikan menjadi Rp 7,4 triliun, jadi cukup signifikan,” ujar Vivin saat ditemui seusai peluncuran PRUCare 360 Syariah di Jakarta, Kamis (15/10/2026).

Vivin menjelaskan, pertumbuhan kontribusi berasal dari bisnis baru dan pembaruan polis (renewal). Kedua sumber tersebut turut mendukung pertumbuhan aset dan memperkuat posisi keuangan perusahaan.

“Dengan itu menjadikan saat ini posisi kita sebagai market leader dengan market share kita 23%, kita di posisi teratas,” katanya.

Baca Juga: Prudential Syariah Bidik 40 Juta Nasabah Muslim Kelas Atas, Pasarnya Belum Tergarap

Baca Juga: Prudential Syariah Siapkan Penyesuaian Premi, Tunggu Arahan Skema KAPJ

Baca Juga: Prudential Syariah Bidik Gen Z, Ajak Mahasiswa Cari Cara Baru Perluas Akses Asuransi

Pada momen yang sama, Vivin juga mengatakan bahwa perusahaan mencatat RBC tabarru fund sebesar 225% dan RBC shareholder fund sebesar 2.459%.

Untuk diketahui, RBC menjadi salah satu indikator untuk melihat tingkat solvabilitas perusahaan atau kecukupan modal dalam menghadapi risiko.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Azka Elfriza
Editor: Annisa Nurfitri