Kredit Foto: Uswah Hasanah
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami tekanan tajam pada perdagangan Selasa (27/10/2026). Indeks saham acuan Bursa Efek Indonesia (BEI) terpantau anjlok 165,33 poin atau 3,08% ke level 5.207,76 pada pukul 15.01 WIB.
Berdasarkan data perdagangan yang ditampilkan Google Finance, IHSG bergerak di zona merah dan mendekati level psikologis 5.200 setelah tekanan jual semakin dalam pada perdagangan sesi kedua.
IHSG sebelumnya membuka perdagangan di level 5.357,96, lebih rendah dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya di level 5.373,09.
Sepanjang perdagangan berjalan, IHSG sempat menyentuh level tertinggi 5.418,14. Namun, penguatan tersebut tidak bertahan setelah indeks berbalik melemah dan bergerak turun.
Tekanan terhadap IHSG semakin terlihat pada perdagangan sesi kedua. Setelah jeda perdagangan siang, indeks kembali mengalami penurunan hingga menyentuh level terendah harian 5.203,82.
Dengan posisi tersebut, IHSG hanya berjarak sekitar 3,82 poin dari level psikologis 5.200 pada titik terendah perdagangan yang tercatat.
Pelemahan sebesar 3,08% juga menunjukkan tekanan yang cukup dalam dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya.
Adapun berdasarkan data yang sama, IHSG tercatat memiliki rentang pergerakan 52 minggu antara level 4.907,37 hingga 9.174,47.
Baca Juga: IHSG Terjun Bebas 3,08%, Nyaris Jebol Level 5.200
Baca Juga: BEI Rombak LQ45, IDX30, IDX80, Puluhan Saham HSC Keluar IHSG
Pergerakan IHSG pada perdagangan Selasa ini memperlihatkan meningkatnya tekanan terhadap indeks saham domestik, terutama setelah penurunan yang semakin tajam pada sesi kedua.
Meski demikian, data tersebut belum menunjukkan faktor utama yang memicu pelemahan IHSG, termasuk besaran transaksi investor asing maupun sektor saham yang memberikan tekanan terbesar terhadap indeks.
Hingga pukul 15.01 WIB, IHSG masih berada di level 5.207,76 atau melemah 3,08% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Merlina Aryanti
Editor: Dian Ihsan