Bukan Sekadar Pesangon, 1.100 Eks-Pekerja Pabrik Sepatu Butuh Lapangan Kerja Baru
Kredit Foto: PHK
Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak, Banten, memprioritaskan penyerapan kembali 1.100 pekerja PT Parkland World Indonesia (PWI) 6 Rangkasbitung yang terkena pemutusan hubungan kerja (PHK) apabila ada perusahaan baru yang beroperasi di wilayah tersebut.
Sekretaris Disnaker Lebak Rully Chaeruliyanto mengatakan, pengalaman dan keterampilan para mantan pekerja di industri alas kaki menjadi modal untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja ketika investasi baru masuk.
“Kami akan berusaha untuk mengoptimalkan mereka jika nanti ada perusahaan baru yang sama hadir di Lebak,” kata Rully, Selasa (27/10/2026).
PHK terhadap sekitar 1.100 pekerja PWI 6 Rangkasbitung menambah tantangan bagi pemerintah daerah dalam menjaga penyerapan tenaga kerja di sektor manufaktur. Para pekerja tersebut kehilangan pekerjaan setelah kontrak gedung pabrik sepatu berakhir. Hingga kini, belum ada informasi mengenai perusahaan baru yang akan menyewa bangunan tersebut.
Disnaker Lebak berharap investasi baru di sektor produksi alas kaki dapat kembali hadir sehingga membuka kesempatan kerja bagi para pekerja yang terdampak.
Rully juga mengapresiasi manajemen PWI 6 Rangkasbitung yang telah membayarkan hak-hak normatif pekerja, termasuk pesangon bagi karyawan yang terkena PHK.
Di sisi lain, para mantan pekerja berharap perusahaan baru segera beroperasi dan membuka lowongan kerja di industri sepatu. Agus, salah seorang mantan pekerja PWI 6 Rangkasbitung, menyambut positif langkah Disnaker yang berkomitmen memprioritaskan mereka apabila ada perusahaan baru yang beroperasi.
“Kami bersama teman-teman menyambut positif terhadap Disnaker setempat yang siap kembali mempekerjakan jika ada perusahaan baru beroperasi di Lebak,” ujar Agus.
Masuknya investasi baru menjadi salah satu harapan untuk memulihkan kesempatan kerja bagi para pekerja yang terdampak. Namun, penyerapan kembali 1.100 pekerja tersebut masih bergantung pada realisasi investasi dan pembukaan operasional perusahaan baru di Lebak.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Annisa Nurfitri
Editor: Annisa Nurfitri
Tag Terkait: