Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Surat 'Permintaan Wapres Gibran Mundur' dari 150 Guru Besar untuk Jokowi Disebut Terkirim via Tiki ke Solo

Surat 'Permintaan Wapres Gibran Mundur' dari 150 Guru Besar untuk Jokowi Disebut Terkirim via Tiki ke Solo Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

Surat terbuka 150 guru besar yang meminta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengundurkan diri secara sukarela tidak hanya dialamatkan kepada Gibran. Prof. Connie Rahakundini Bakrie, salah satu penggagas surat, mengungkapkan bahwa surat itu juga dikirim kepada Presiden menjabat (Prabowo Subianto), mantan Presiden Joko Widodo, dan sejumlah lembaga negara lain.

Hal itu disampaikan Connie dalam wawancara di kanal YouTube Forum Keadilan TV yang tayang pada 27 Oktober 2026.

Connie mengatakan, pengiriman surat ditangani sekretariat forum guru besar, bukan olehnya secara pribadi. Ia hanya menerima laporan dari sekretariat.

Salah satu laporan terakhir yang ia terima adalah salinan bukti pengiriman surat melalui jasa ekspedisi Tiki ke alamat Jokowi di Solo. Ia menerima salinan itu pada sore hari sebelum wawancara. Menurutnya, surat untuk Jokowi harus dikirim lewat jasa pengiriman karena alamatnya berada di luar Jakarta.

“Surat ini dikirimkan bukan cuma kepada Wakil Presiden, tapi kepada Pak Joko Widodo, kepada Presiden menjabat juga kita kirimkan,” kata Connie.

Connie menjelaskan, para guru besar yang terlibat mendapat laporan lengkap dari sekretariat, termasuk bukti penerimaan surat dari Kantor Wakil Presiden. Bukti itu mencantumkan jam dan tanggal penerimaan serta nama penerimanya. Hal serupa berlaku untuk surat yang dikirim ke sejumlah lembaga negara lain.

Connie mengakui sebagian lembaga menerima surat lebih lambat dari perkiraan. Berdasarkan informasi sekretariat, batas akhir penandatanganan surat ditutup pada 17 Oktober 2026 pukul 17.00. Setelah itu, terjadi demonstrasi di sejumlah tempat, termasuk di Jakarta, yang menurut Connie mengganggu pengiriman.

Baca Juga: Surat 150 Guru Besar Soal Mundurnya Wapres Gibran Belum Digubris, Prof. Connie Khawatir

Karena surat dikirim dalam bentuk fisik, ada yang baru diterima pada 18 Oktober, ada yang pada 19 Oktober, dan ada yang baru pada 21 Oktober.

Soal langkah berikutnya jika surat diabaikan, Connie mengatakan belum ada keputusan. Para guru besar belum bertemu kembali, termasuk lewat Zoom. Saat ini mereka baru menerima laporan di grup mengenai ke mana saja surat telah dikirim.

Ia juga menegaskan bahwa surat tersebut merupakan permintaan sukarela, bukan ultimatum atau perintah hukum. Ia berharap surat itu ditanggapi secara serius. Menurutnya, keputusan menanggapi atau tidak sepenuhnya bergantung pada pejabat yang bersangkutan.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Amry Nur Hidayat
Editor: Amry Nur Hidayat