Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Dikritik Kapten Persija Rizky Ridho, Jakpro Akui Perbaikan Rumput JIS Belum Tuntas

Dikritik Kapten Persija Rizky Ridho, Jakpro Akui Perbaikan Rumput JIS Belum Tuntas Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Warta Ekonomi, Jakarta -

Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho melayangkan kritik terhadap kondisi rumput Jakarta International Stadium (JIS) usai kemenangan 2-1 atas Persik Kediri dalam lanjutan Super League, Senin (26/10/2026).

Ridho menilai kondisi rumput JIS belum ideal untuk menggelar pertandingan sepak bola profesional. Menurutnya, persoalan tersebut perlu mendapat perhatian serius karena mengganggu jalannya pertandingan dan kualitas permainan.

Menanggapi kritik tersebut, PT Jakarta Propertindo (Jakpro) selaku pengelola JIS mengakui masih terus melakukan perbaikan kualitas rumput, terutama terkait pemerataan permukaan lapangan.

Direktur Utama Jakpro Iwan Takwin mengatakan pihaknya terus mengembangkan metode perawatan dan pemasangan rumput. Ia menyebut tantangan yang dihadapi adalah mempercepat proses pemulihan lapangan setelah digunakan untuk konser.

Iwan mencontohkan, pemasangan rumput setelah konser The Weeknd dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu pekan, padahal proses serupa biasanya membutuhkan waktu hingga empat bulan.

"Untuk treatment rumput terus kami lakukan perbaikan dan inovasi-inovasi, Kemarin sejak dari selesai konser (The Weekend) kami hanya butuh seminggu rumput sudah terpasang. yang biasanya butuh waktu sampai 4 bulan, kemarin kami hanya menyelesaikan dalam seminggu," kata Iwan saat dikonfirmasi, Selasa (27/10/2026).

Soal perawatan, kata Iwan, Jakpro akan menambah metode pemasangan rumput agar proses perbaikan dapat selesai dikerjakan dalam waktu kurang dari sepekan. 

"Ke depan, kami akan tambahkan metode lagi agar supaya kerataan rumput bisa kami kejar kurang dari seminggu," tambah Iwan.

Baca Juga: Sentil Ego Pimpinan JIS & Ancol, Pramono: Ketemu Ngomong Aja Enggak Bisa

Selain itu, Iwan mengakui minimnya paparan sinar matahari menjadi tantangan dalam perawatan rumput. Kondisi itu berkaitan dengan desain atap stadion yang dapat dibuka dan ditutup, sehingga perawatan rumput tetap harus dilakukan di luar lapangan.

"Ada atau enggak ada konser rumputnya tetap harus di treatment di luar lapangan, supaya tumbuhnya lebih sempurna. Apalagi seperti di JIS yg konsep atapnya buka tutup, jadi sinar matahari sangat terbatas," jelasnya.

Sementara itu, Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Sosial Chico Hakim mengatakan Pemprov DKI Jakarta sudah menerima keluhan serupa dari kubu Persija dan Persik. 

Adapun Gubernur Pramono Anung sebelumnya telah menginstruksikan Jakpro untuk meningkatkan kualitas pengelolaan rumput JIS, terutama setelah stadion dipakai untuk event besar.

"Masukan dari kedua tim (Persija dan Persik Kediri) ini akan kami sampaikan dan diskusikan dengan pihak pengelola agar dapat dievaluasi lebih lanjut," tutup dia.

Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.

Penulis: Syarief Muhammad Syafiq
Editor: Istihanah