Adik Prabowo Sebut Rupiah Bisa Tembus Rp21.000, Kritikus Wanti-wanti Malapetaka Ekonomi RI
Kredit Foto: Istimewa
Prediksi Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi sekaligus adik Presiden Prabowo Subianto, Hashim Sujono Djojohadikusumo, mengenai potensi pelemahan rupiah hingga Rp21.000 per dolar AS menuai perhatian publik.
Salah satu yang menyoroti prediksi tersebut adalah kritikus Faizal Assegaf. Ia menilai, jika kondisi itu benar-benar terjadi, perekonomian Indonesia berpotensi menghadapi situasi yang semakin sulit.
Faizal juga menyinggung kemungkinan adanya persoalan di lingkaran inti kekuasaan Presiden Prabowo.
"Waduh, suram dan gelap sekali nasib kehidupan. Apa gerangan Ada yang terjadi di lingkar inti kekuasaan Prabowo...?" tulisnya di akun X pribadinya, dikutip Jumat (30/10).
Sebelumnya, Hashim memperkirakan nilai tukar rupiah bisa melemah hingga kisaran Rp20.000-Rp21.000 per dolar AS, bahkan berpotensi mencapai Rp22.000 jika pasar keuangan Indonesia tidak segera dibenahi.
Saat ini, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp18.128 per dolar AS.
Pernyataan tersebut disampaikan Hashim dalam kapasitasnya sebagai Utusan Khusus Presiden sekaligus Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia saat menghadiri pembukaan Rapimnas Kadin 2026 di Jakarta, Kamis (29/10/2026).
"Rupiah bisa semakin lemah. Saya sudah hitung, bisa di Rp 20.000 - Rp 21.000, ada yang bilang Rp 22.000," ujarnya.
Baca Juga: Rupiah Diramal Ambruk Tembus Rp22.000 Per Dolar Jika Hal Buruk Ini Terjadi pada Indonesia!
Hashim juga mengingatkan bahwa pelemahan rupiah dapat meningkatkan beban pembayaran utang luar negeri Indonesia.
"Ini bisa menjadi bencana dan malapetaka bagi ekonomi Indonesia," tegasnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: