Market Indices

Analisis Dampak Kenaikan BBM

Oleh Ihsan - Rubrik Ekonomi Bisnis

05 Mei 2013 08:00:00 WIB

WE.CO.ID 

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tahun ini diperkirakan akan berkontribusi pada melonjaknya angka inflasi sehingga mengoreksi pertumbuhan ekonomi yang pada gilirannya akan mempengaruhi kinerja industri perbankan.

Asisten Deputi Gubernur BI Mulya Effendi Siregar menjelaskan kenaikan harga bahan bakar minyak bersubsidi akan menaikkan inflasi sehingga menaikkan biaya produksi sektor usaha (risiko kredit meningkat).

"Kenaikan harga BBM membuat risiko kredit meningkat, bank akan lebih berhati-hati melepas kredit," kata Mulya Effendi Siregar.

Mulya menjelaskan secara umum kenaikan harga BBM bersubsidi akan menambah beban biaya para debitur (peminjam kredit) bank.

Dengan bertambahnya beban biaya tersebut, menurut Mulya, kemampuan debitur dalam melunasi utang kepada bank akan semakin mengecil.

"Seumpamanya debitur itu pengusaha tempe, dengan kenaikan BBM ongkos-ongkos dia untuk beli ini itu, pergi ke mana, akan naik. Sehingga keuntungan dia jadi mengecil, dan kemampuan untuk melunasi utang menjadi lebih kecil, bank harus berhati-hati melepas kredit," kata dia.

Menurut Mulya, dengan kondisi ekonomi global yang masih bergejolak saja, pertumbuhan kredit, dana pihak ketiga (DPK) dan kredit bermasalah ("non performing loan"/NPL) pada 2013 telah mengalami revisi.

Dengan gejolak krisis global yang belum pulih pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan berada di kisaran 21,7-23,6 persen pada akhir tahun ini, dari proyeksi sebelumnya di kisaran 22,5-24,3 persen.

Di sisi lain DPK diproyeksikan sebesar 17-17,9 persen dari sebelumnya 17,5-18,5 persen, dan NPL diperkirakan meningkat pada kisaran 1,6-2,1 persen dari proyeksi sebelumnya 1,5-2 persen.

Biaya perbankan meningkat Ketua Umum Perhimpunan Bank-bank Umum Nasional (Perbanas) Sigit Pramono mengatakan rencana kenaikan harga BBM bersubsidi otomatis juga akan menaikkan inflasi, sehingga berdampak pada meningkatnya biaya perbankan.

"Secara jangka pendek pasti akan meningkatkan inflasi. Dan dampaknya pada meningkatnya biaya perbankan," kata Sigit.

Dia mengatakan belum menghitung secara pasti berapa kenaikan biaya perbankan yang akan disebabkan dari kenaikan harga BBM bersubsidi. Termasuk terkait kemungkinan adanya koreksi terhadap penyaluran kredit dan rasio kredit bermasalah perbankan.

"Kami tidak memiliki kemampuan menghitung berapa tingkat inflasi yang disebabkan kenaikan harga BBM. Sehingga kami juga belum sampai ke tahap perhitungan adanya koreksi terhadap penyaluran kredit maupun NPL perbankan," ujar dia.

Meskipun kenaikan harga BBM bersubsidi akan berkontribusi pada inflasi, namun Sigit mengaku optimistis dampaknya secara jangka panjang akan baik bagi perekonomian nasional termasuk sektor keuangan.

"Kebijakan kenaikan harga BBM ini dampaknya secara jangka panjang akan baik. Ini dapat mengurangi beban subsidi pemerintah di sektor energi," ucapnya.

Menurut kepala ekonom PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) Ryan Kiryanto, kenaikan harga BBM Rp500 per liter akan meningkatkan inflasi 0,7 persen. Kenaikan inflasi akan diikuti dengan kenaikan suku bunga acuan (BI Rate) yang pada gilirannya akan direspon perbankan dengan kenaikan suku bunga dana (kenaikkan biaya bank).

"Kalau inflasi naik, maka BI Rate kemungkinan akan naik. Kalau sudah begitu nasabah perbankan akan meminta suku bunga simpanan naik juga, dan bank harus menaikkan suku bunga simpanan untuk mencegah nasabah menarik dananya," ujar Ryan.

Dia mengatakan dengan menaikkan suku bunga simpanan, bank harus berpikir ulang melakukan stabilisasi pengeluaran dan pendapatan. Sehingga bank akan ikut menaikkan suku bunga kredit untuk menjawab kenaikan suku bunga simpanan.

"Kalau suku bunga simpanan naik, maka otomatis suku bunga kredit harus naik juga agar stabil," kata dia.

Ryan mengatakan jika harga BBM naik dari Rp4.500 menjadi Rp6.000-Rp6.500, maka kontribusinya terhadap inflasi diperkirakan sebesar dua persen. Sehingga target inflasi 2013 yang ditargetkan sebesar 4,5 persen plus minus satu persen diperkirakan akan melonjak menjadi 5,5 persen hingga 6,5 persen.

"Dengan tingkat inflasi sedemikian lebih tinggi dari target, membuat daya beli masyarakat merosot tajam, daya beli buruh mungkin dapat terpangkas hingga 30 persen," ujar dia.

Meskipun kenaikan harga BBM diprediksikan menambah inflasi dua persen, namun dia menekankan bahwa kenaikan suku bunga kredit perbankan tidak akan serta merta mengikuti besaran kenaikan inflasi.

"Kenaikan suku bunga kredit tidak mesti mengikuti kenaikan inflasi sebesar dua persen. Perbankan itu menaikkan kredit hanya untuk stabilisasi atas biaya bunga simpanan yang meningkat," kata dia.

Lebih jauh Ryan mengatakan berdasarkan data yang dihimpun, meskipun kenaikan harga BBM bersubsidi naik, pertumbuhan ekonomi diproyeksikan tetap berada di atas enam persen.

Menurut dia pemerintah memproyeksikan pertumbuhan ekonomi 6,3-6,8 persen, Bank Dunia 6,2 persen, Bank Pembangunan Asia (ADB) 6,4 persen, dan konsensus ekonom diperkirakan 6,0-6,4 persen.

"BNI sendiri memperkirakan pertumbuhan ekonomi berada di kisaran 6,1-6,4 persen, namun analisis ini belum final, baru perkiraan awal," kata dia.

APBN harus sehat Pemerintah menyatakan kenaikan harga BBM bersubsidi diperlukan untuk menyehatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara serta meminimalkan jebolnya anggaran subsidi.

Pemerintah dalam APBN 2013 memberikan pagu belanja subsidi energi sebesar Rp274,7 triliun dengan perincian subsidi listrik Rp80,9 triliun dan subsidi BBM Rp193,8 triliun dengan volume sebesar 46 juta kiloliter.

Kuota volume BBM bersubsidi diprediksi dapat mencapai 53 juta kiloliter dan mengganggu fiskal, apabila tidak ada kebijakan yang memadai untuk mengendalikan konsumsi BBM, yang jumlahnya semakin meningkat setiap tahun.

Sempat bergulir sejumlah opsi pengendalian BBM dari pemerintah antara lain membatasi konsumsi BBM bersubsidi bagi mobil pribadi, kenaikan harga BBM bersubsidi sekaligus penyediaan BBM jenis baru seharga Rp7.000 per liter, kenaikan BBM Rp6.500-Rp7.000 per liter hanya bagi mobil pribadi, dan kenaikan BBM secara merata dengan kisaran harga di bawah Rp6.500 per liter.

Pemerintah sempat mengisyaratkan kecenderungannya mengambil kebijakan kenaikan BBM dengan harga di bawah Rp6.500 per liter yang berlaku bagi seluruh kendaraan sekaligus memberikan kompensasi kepada masyarakat miskin atas kenaikan harga tersebut.

Menurut Anggota Komisi XI DPR RI Maruarar Sirait, upaya menyehatkan APBN tidak harus dengan menaikkan harga BBM. Menurut dia masih ada opsi lain seperti meningkatkan efisiensi perjalanan dinas kementerian/lembaga (K/L) dan meningkatkan bea masuk sektor pertambangan.

"Sebaiknya harga BBM tidak naik. Masih ada cara lain untuk menghemat anggaran negara misalnya dengan meningkatkan efisiensi perjalanan dinas kementerian/lembaga dan bea masuk sektor pertambangan seperti batu bara," kata Maruarar.

Politisi PDIP itu mengatakan apabila pemerintah memperkitakan anggaran negara akan jebol sebesar Rp30 triliun tanpa kebijakan pengendalian BBM bersubsidi. Maka dengan melakukan peningkatan bea masuk sektor pertambangan batu bara, menurut dia potensi pendapatan negara bisa mencapai Rp48 triliun.

"Harus ada langkah instrumen fiskal untuk meningkatkan penerimaan negara. Peningkatan bea masuk dan efisiensi perjalanan dinas kementerian/lembaga itu bisa menutupi jebolnya anggaran akibat BBM, apalagi menurut audit Badan Pemeriksa Keuangan memang ada pemborosan di sektor itu," kata dia.

Kepala Ekonom Bni Ryan Kiryanto menambahkan, apabila upaya penyehatan APBN ditempuh dengan menaikkan harga BBM bersubsidi, maka pemerintah harus mewaspadai beberapa hal, antara lain, waktu kenaikan harga BBM yang harus tepat, mendorong pertumbuhan ekonomi dari sisi infrastruktur dan memperhatikan kepentingan masyarakat ekonomi bawah.

"Suka atau tidak suka, cepat atau lambat pemerintah harus berusaha semaksimal mungkin menyehatkan APBN. Tidak ada satu pun kebijakan yang bisa memuaskan banyak pihak," ujar dia.

Ryan mengatakan di sisi waktu, pemerintah harus menaikkan harga BBM bersubsidi pada bulan Mei di mana pada bulan ini tingkat inflasi masih tergolong rendah.

"Jika kenaikan setelah Mei, dampak kepada inflasi akan lebih berat serta penghematan akan kurang maksimal," kata dia.

Sementara itu pemerintah juga diminta mempercepat penyerapan anggaran belanja. Tujuannya agar ketika harga BBM naik pemerintah bisa membangun infrastruktur untuk mempermudah pelaku usaha menjalankan bisnis yang pada gilirannya akan mendorong perekonomian.

Pemerintah menurut dia, juga perlu memberikan perhatian kepada masyarakat ekonomi bawah. Salah satunya bisa dengan mengkomunikasikan kenaikan BBM bersubsidi dari sudut pandang masyarakat ekonomi bawah, sehingga masyarakat bisa mengerti pentingnya kenaikan harga BBM bersubsidi bagi APBN dan fiskal. (Antara)


Foto: SY

Recomended Reading

Kabar EkBis

24 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Balai Pustaka Lakukan Kerja Sama dengan INTENS

24 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Hadapi MEA 2015, RNI Lakukan Pengembangan Bisnis

24 Oktober 2014 - Ekonomi Bisnis

Kadin: MEA Bukan Cuma Tanggung Jawab Pemerintah

Kabar Indonesia

25 Oktober 2014 - Politik

Pengumuman Kabinet Minggu Sore

25 Oktober 2014 - Politik

Masuk Bursa Kabinet, Rumah Wiranto Sepi

Executive Brief

Jadwal Pertandingan Sepak Bola Kamis-Jumat (30-31 Okt)

Kamis, 30 Oktober:

02:45   Inter Milan vs Sampdoria (Serie A; Kompas TV)

Jumat, 31 Oktober:

02:45   Hellas Verona vs Lazio (Serie A; Kompas TV)

Jadwal Pertandingan Sepak Bola Senin-Selasa (27-29 Okt):

Senin, 27 Oktober:

00:00   Cesena vs Inter Milan (Serie A; Bein Sport 2)

02:45   AC Milan vs Fiorentina (EPL; Kompas TV)

03:00   Getafe vs Atletico Madrid (La Liga; RCTI)

03:00   Lyon vs Marseille (Ligue 1; Bein Sport 1)

07:30   Sporting KC vs NY Red Bulls (MLS; Bein Sport 1)

Selasa, 28 Oktober:

03:00   Queens Park Rangers vs Aston Villa (EPL; Bein Sport 3)

Jadwal Pertandingan Sepak Bola Sabtu-Minggu (25-26 Okt):


01:30   Toulouse vs Lens (Ligue 1; Bein Sport 1)

01:30   Werder Bremen vs FC Cologne (Bundesliga; Bein Sport 2)

02:00   Celta Vigo vs Levante (La Liga; MNC Sports 1)

13:30   Persipura Jayapura vs Semen Padang (ISL; K-Vision)

18:10   Millwall vs Cardiff City (Championship Liga Inggris; Bein Sport 1)

18:45   West Ham vs Manchester City (EPL; Bein Sport 3)

19:00   Arema Cronus vs Persela Lamongan (ISL; K-Vision)

21:00   Liverpool vs Hull City (EPL; Bein Sport 3)

21:00   Sunderland vs Arsenal (EPL; Indosiar/Bein Sport 1)

21:00   Southampton vs Stoke City (EPL; Bein Sport 2)

21:00   West Bromwich Albion vs Crystal Palace (EPL; Nex Entertainment)

21:00   Almeria vs Athletic Bilbao (La Liga; MNC Sports 1)

23:00   Real Madrid vs Barcelona (La Liga; RCTI)

23:00   Parma vs Sassuolo (Serie A; Bein Sport 2)

23:30   Swansea City vs Leicester City (EPL; Bein Sport 1, 3)

Minggu, 26 Oktober:

01:00   Bastia vs AS Monaco (Ligue 1; Bein Sport 2)

01:45   Sampdoria vs AS Roma (Serie A; Bein Sport 1)

03:00   Cordoba vs Real Sociedad (La Liga; MNC Sports 1)

06:30   New England Revolution vs Toronto FC (MLS; Bein Sport 2)

09:00   Vancouver Whitecaps vs Colorado Rapids (MLS; Bein Sport 2)

16:30   Persib Bandung vs Mitra Kukar (ISL; RCTI)

20:00   Persebaya vs Pelita Bandung Raya (ISL; K-Vision)

20:30   Burnley vs Everton (EPL; Bein Sport 1)

20:30   Tottenham Hotspur vs Newcastle United (EPL; Bein Sport 3)

21:00   Juventus vs Palermo (Serie A; Bein Sport 2/Kompas TV)

23:00   Manchester United vs Chelsea (EPL; SCTV/Bein Sport 1)

Kabinet Jokowi-JK diumumkan 26 Oktober Pukul 16.00 WIB Di Istana, Pelantikan Senin 27 Oktober.

Bank Mandiri (Persero) bersama Tunas Ridean dan Asco Investindo membentuk perusahaan di bidang pembiayaan

Muhaimin Iskandar, AM Hendropriyono, dan RJ Lino menolak dicalonkan menteri oleh Jokowi-JK.

KHL kabupaten Tangerang sebesar Rp 2,6 juta dari Februari-Oktober 2014, sedangkan DKI Jakarta hanya Rp 2,3 juta

Menurut Ahok metode hitung item KHL antara DKI Jakarta dan Kabupaten Tangerang berbeda

Pertemuan antara pimpinan DPR dan Jokowi yang sedianya dilakukan Sabtu (25 Okt)pagi ini batal.

Ijin pertambangan yang disederhanakan meliputi:

- Izin Lokasi Gudang Bahan Peledak
- Izin Lokasi dan Konstruksi Tempat Penimbunan BBC
- Izin Pengangkutan Orang
- Persetujuan Sertifikasi Kelayakan Penggunaan Instalasi
- Perizinan Sertifikasi Kelayakan Penggunaan Peralatan (SKPP)

Perijinan pertambangan yang dipangkas, berikut izin-izin yang dipangkas:

- Persetujuan untuk Permulaan Tahap Eksplorasi
- Persetujuan untuk Perpanjangan Tahap Eksplorasi
- Persetujuan untuk Perpanjangan Tahap Studi Kelayakan
- Persetujuan Akhir Tahap Studi Kelayakan
- Persetujuan untuk Tahap Studi Kelayakan

Recommended Reading

Sabtu, 25/10/2014 10:15 WIB

Pengamat: Isu Ketahanan Pangan Perlihatkan Keseriusan Jokowi

Jum'at, 24/10/2014 03:21 WIB

Kadin Minta Jokowi Atasi Infrastruktur

Jum'at, 24/10/2014 02:54 WIB

Tahun 2018, Ada Dua Ruas Tol Baru di Jakarta

Jum'at, 24/10/2014 01:04 WIB

Belum Ada Menteri, Pengusaha Resah

Jum'at, 24/10/2014 00:38 WIB

Kadin: Jokowi Pasti Tahu Kesulitan Pengusaha

Kamis, 23/10/2014 21:36 WIB

OJK Apresiasi Gagasan Baru "Warta Ekonomi" di Industri Asuransi

Kamis, 23/10/2014 19:27 WIB

Analis: IHSG Bisa Sentuh Level 6.000

Kamis, 23/10/2014 19:14 WIB

Analis: Dampak Buruk Kenaikan BBM Hanya Jangka Pendek

Entertainment & Life Style

21 Oktober 2014 - Entertainment & Life Style

Ini Alasan Pria Senang Bercinta di Pagi Hari