Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Raja Arab - Menko Darmin Nasution sambut baik rencana kunjungan Raja Salman ke Indonesia.
  • Cabai - Cabai impor juga beredar di Sumenep.
  • LRT - Ahok optimistis LRT selesai sebelum Asian Games 2018.
  • Nasional - Presiden Jokowi menerima gelar adat kehormatan Maluku, Jumat (24/2).
  • Lebak - Bupati Lebak Iti Octavia mewajibkan tanam cabai lima batang per PNS.
  • Kedelai - Harga kedelai di Pekalongan naik jadi Rp7.500/kilogram.
  • Kopi - Pemkab Seruyan kembangkan budidaya kopi jenis arabica khusus di wilayah Seruyan Hulu.
  • PLN - Pemerintah memangkas jumlah penerima subsidi listrik untuk pelanggan 900 VA, dari 23 juta menjadi hanya 4,1 juta pelanggan.
  • Kentang - Harga kentang di Pangkalpinang berangsur turun.
  • Freeport - Pemkab Mimika prediksi jumlah karyawan Freeport yang di-PHK akan terus bertambah.

Komnas Pengendalian Tembakau Nilai DPR Tidak Berpihak Pada Rakyat

Foto Berita Komnas Pengendalian Tembakau Nilai DPR Tidak Berpihak Pada Rakyat
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ketua Umum Komisi Nasional Pengendalian Tembakau dr Prijo Sidipratomo menilai DPR tidak berpihak pada rakyat dengan menyetujui Rancangan Undang-Undang Pertembakauan menjadi RUU inisiatif DPR.

"Kalau DPR mengatakan berpihak pada rakyat, rakyat yang mana? Mungkin rakyat yang sangat sedikit, bukan rakyat kebanyakan," kata Prijo dihubungi di Jakarta, Kamis (15/12/2016).

Prijo mengatakan sempat berkomunikasi dengan salah satu anggota DPR yang mengusung RUU Pertembakauan untuk menjadi RUU inisiatif DPR. Saat itu, anggota DPR itu menyatakan DPR tidak bisa ditekan oleh rakyat.

"Namun, putusan paripurna itu membuktikan bahwa DPR bisa ditekan oleh rakyat yang menginginkan RUU Pertembakauan menjadi undang-undang," ujarnya.

Prijo menilai RUU Pertembakauan bukan merupakan rancangan peraturan yang berpihak kepada rakyat. Selain banyak pasal pada RUU Pertembakauan yang sudah diatur dalam Undang-Undang lain, RUU tersebut juga akan merugikan kesehatan masyarakat.

Selain itu, secara ekonomi, RUU Pertembakauan juga akan mendorong pemiskinan yang selama ini terjadi. Pasalnya, Badan Pusat Statistik (BPS) selalu merilis bahwa rokok merupakan pembelanjaan terbesar kedua setelah beras pada rumah tangga termiskin.

"Bila RUU Pertembakauan disahkan menjadi undang-undang, pemiskinan akan terus berjalan. Masyarakat termiskin akan terus miskin karena lebih memilih rokok daripada pemenuhan gizi dan pendidikan anak," tuturnya.

Prijo juga membantah bahwa RUU Pertembakauan ditujukan untuk melindungi petani tembakau. Pasalnya, selama ini petani tembakau sudah ditekan oleh industri dalam tata niaga tembakau.

"Mana ada petani tembakau yang kaya?" tanyanya.

Meskipun menilai DPR tidak berpihak pada rakyat, Prijo memberikan apresiasi kepada Fraksi Partai Amanat Nasional (FPAN) yang tetap tidak menyetujui RUU Pertembakauan menjadi RUU inisiatif DPR.

DPR mengesahkan RUU Pertembakauan menjadi RUU inisiatif DPR pada rapat paripurna di Gedung DPR pada Kamis. Hanya FPAN yang tidak menyetujui RUU tersebut dan hal itu menjadi catatan paripurna. (Ant)

Tag: Tembakau, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR)

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51