Portal Berita Ekonomi Rabu, 18 Januari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • Ekonomi - Bank Dunia nilai dinamika politik Indonesia terkini tidak terlalu pengaruhi iklim investasi.
  • Cyber - Kementerian BUMN dan Telkom menyatakan siap untuk jadi pelaksana Badan Cyber Nasional.
  • Cabai - Harga cabai di pasar-pasar di Pangkalpinang bergerak turun.
  • Freeport - Kementerian BUMN ingin cepat beli saham dari Freeport Indonesia sebanyak 51 persen sesuai PP 1/2017. 
  • Pelindo III - Pelindo III tambah kekuatan alat produksi berupa 15 unit kapal tunda.

Tempuh Diplomasi Konstruktif, Indonesia Hindari Kegaduhan Soal Rohingnya

Foto Berita Tempuh Diplomasi Konstruktif, Indonesia Hindari Kegaduhan Soal Rohingnya
Warta Ekonomi.co.id, Yogyakarta -

Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengemukakan, Pemerintah Indonesia menempuh upaya diplomasi dengan pendekatan konstruktif serta menghindari kegaduhan dalam membantu menyelesaikan krisis Rohingnya di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. "Diplomasi dilakukan secara hati-hati dan tidak menimbulkan kegaduhan," kata Menteri Retno dalam orasinya sebagai penerima Anugerah Hamengku Buwono IX dalam Dies Natalis ke-67 UGM di Bangsal Srimanganti Keraton Yogyakarta, Jumat malam (30/12/2016).

Menurut Retno, diplomasi dengan pendekatan yang konstruktif dan iklusif terbukti lebih efektif dalam upaya membantu penyelesaian konflik di Myanmar. Apalagi isu tersebut sangat sensitif serta menyangkut kedaulatan Myanmar dalam menentukan kebijakan negaranya. "Kami tidak menggunakan 'microphone diplomacy' dalam membantu menangani isu di Negara Bagian Rakhine," kata dia.

Oleh sebab itu, kata dia, pada saat negara-negara lain banyak memilih menghujat secara keras terhadap setiap perkembangan isu di Rohingnya, maka Indonesia lebih memilih menempuh upaya diplomasi melalui komunikasi secara langsung dengan Konselor Negara Myanmar Aung San Suu Kyi di Naypidaw, Myanmar sesuai instruksi Presiden Joko Widodo. "Saya adalah menteri luar negeri pertama yang diterima Aung San Suu Kyi. Kami duduk bersama empat mata. Saya mengumpamakan pertemuan kami sebagai pertemuan 'knee to knee' karena saking dekatnya tanpa meja penghalang," kata Retno.

Berkat pertemuan yang dekat itu, Retno merasa lebih mudah melakukan diplomasi dengan memberikan berbagai masukan dan usulan kepada Aung San Suu Kyi untuk segera memperbaiki situasi krisis Rohingnya di Negara Bagian Rakhine, Myanmar. "Kami banyak berbicara mengenai situasi yang dihadapi Myanmar saat ini," kata dia.

Selain menyetujui masukan-masukan dari Pemerintah Indonesia yang disampaikan secara langsung, menurut dia, Pemerintah Myanmar bahkan mengapresiasi upaya yang ditempuh Indonesia melalui komunikasi intens dalam membantu memecahkan persoalan di negaranya. Masukan yang disetujui Pemerintah Myamar di antaranya terkait usulan penyelenggaraan ASEAN Foreign Ministers Retreat yang akhirnya terselenggara pada 19 Desember di Yangon. Dalam pertemuan para menteri luar negeri itu, Indonesia mengusulkan segera dibuka akses bantuan kemanusiaan serta akses media secara bertahap dan terbatas di Myanmar. "Kami juga meminta Myanmar memberikan 'update' informasi mengenai penanganan isu Rohingnya kepada wartawan dan usulan itu ditanggapi positif," kata dia.

Retno mengatakan misi yang ditempuh Pemerintah Indonesia untuk ikut memecahkan masalah konflik di Rohingnya, tidak lain merupakan amanat konstitusi bahwa Indonesia harus berkontribusi dalam menjaga perdamaian dunia. "Kami juga ingin memberikan contoh bahwa umat Buddha hidup secara damai dengan umat Islam di Indonesia," kata dia. (Ant)

Tag: Retno Lestari Priansari Marsudi, Association of Southeast Asian Nations (ASEAN)

Penulis: ***

Editor: Sucipto

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5266.938 -3.073 541
2 Agriculture 1885.940 12.223 21
3 Mining 1396.131 1.193 43
4 Basic Industry and Chemicals 534.340 -1.838 66
5 Miscellanous Industry 1334.917 11.556 42
6 Consumer Goods 2335.552 -13.929 39
7 Cons., Property & Real Estate 518.602 0.971 63
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1053.013 5.208 56
9 Finance 801.764 0.204 89
10 Trade & Service 847.173 -4.711 122
No Code Prev Close Change %
1 BINA 338 422 84 24.85
2 OASA 292 364 72 24.66
3 HOTL 149 180 31 20.81
4 BIPI 115 137 22 19.13
5 SMDM 81 95 14 17.28
6 SSIA 525 605 80 15.24
7 IBST 1,850 2,100 250 13.51
8 BOLT 855 970 115 13.45
9 MYTX 62 70 8 12.90
10 NRCA 386 434 48 12.44
No Code Prev Close Change %
1 PLAS 320 248 -72 -22.50
2 TALF 420 360 -60 -14.29
3 CENT 161 142 -19 -11.80
4 BNLI 745 670 -75 -10.07
5 JAWA 173 157 -16 -9.25
6 MCOR 212 193 -19 -8.96
7 AMRT 615 560 -55 -8.94
8 LMPI 162 148 -14 -8.64
9 INAF 4,100 3,750 -350 -8.54
10 SMBR 2,180 1,995 -185 -8.49
No Code Prev Close Change %
1 BIPI 115 137 22 19.13
2 BUMI 410 420 10 2.44
3 DSFI 164 175 11 6.71
4 MCOR 212 193 -19 -8.96
5 WSBP 585 590 5 0.85
6 LEAD 128 133 5 3.91
7 INCO 2,510 2,490 -20 -0.80
8 BRMS 77 80 3 3.90
9 SSIA 525 605 80 15.24
10 AGII 910 915 5 0.55