Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Maret 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 00:00 WIB. Palestina - Seorang petinggi Hamas ditembak mati di dekat rumahnya di Jalur Gaza.
  • 00:00 WIB. Palestina - Seorang petinggi Hamas ditembak mati di dekat rumahnya di Jalur Gaza.
  • 23:41 WIB. Kalbe - Kalbe Farma meluncurkan produk insulin basal analog biosimilar pertama di Indonesia.
  • 22:27 WIB. China - Wakil PM Zhang Gaoli memperkirakan China akan mengimpor barang dagangan US$8 triliun selama lima tahun mendatang.
  • 22:24 WIB. Inggris - Ribuan pengunjuk rasa turun ke jalan di London untuk menentang pemisahan Inggris dari Uni Eropa. 
  • 22:07 WIB. Nasional - Jokowi ancam cabut subsidi pengguna KIP jika ketahuan membeli pulsa.  
  • 22:02 WIB. Tehran - An Airbus A330 airliner arrived in Tehran on Saturday, the third of 200 Western-built passenger aircraft ordered by IranAir following the lifting of sanctions on Iran last year.
  • 22:01 WIB. Jakarta - BNN akui sebagian artis jadikan narkoba sebagai gaya hidup.
  • 22:00 WIB. London - Tesco is in advanced talks with the Serious Fraud Office (SFO) over a plea deal that would involve it paying a large fine over its 2014 profit overstatement.
  • 21:58 WIB. Beijing -  A Chinese court has ruled in favor of Apple in design patent disputes between the Cupertino, California company and a domestic phone-maker, overturning a ban on selling iPhone 6 and iPhone 6 Plus phones in China.
  • 21:44 WIB. HIPMI -  Ketum Hipmi sebut Jokowi bakal buka Rakernas Hipmi yang akan digelar pada tanggal 27 Maret mendatang.
  • 21:24 WIB. China - China telah menangkap 2.566 buronan kasus korupsi yang melarikan diri ke lebih dari 90 negara dan wilayah.
  • 21:18 WIB. Jakarta - DPR apresiasi kinerja KKP serta Kemen LHK untuk mengawasi dan menghentikan proyek reklamasi di Teluk Jakarta.
  • 21:12 WIB. Pariwisata - Astindo meyakini perkembangan industri pariwisata di Tanah Air bakal terus melesat karena ditunjang pertumbuhan kelas menengah.
  • 20:07 WIB. BPJS - BPJS Kesehatan intensifkan pendaftaran bagi peserta bukan penerima upah (BPU) dengan menggandeng swasta.
  • 18:27 WIB. Jakarta - Bank Dunia setujui pendanaan Rp2,6 triliun dukung investasi infrastruktur Indonesia.  
  • 18:24 WIB. Nasional - BNN: Bandar narkoba punya peralatan lebih canggih daripada kita.

Start-Up Nation: Kisah Keajaiban Ekonomi dan Inovasi

Foto Berita Start-Up Nation: Kisah Keajaiban Ekonomi dan Inovasi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ada beberapa negara kecil di dunia, namun punya prestasi membanggakan. Sebut saja Korea Selatan, Singapura, Taiwan, dan Israel. Mereka sama-sama terkepung musuh (baik secara militer maupun politis), dan punya senjata yang luar biasa: inovasi.

Tapi, di antara keempat negara tersebut Israel mempunyai kelebihan luar biasa: budaya entrepreneur. Inilah yang dijelaskan dengan baik dengan bahasa yang cukup ringan dalam buku Start-Up Nation, Kisah Keajaiban Ekonomi dan Inovasi Israel.

Lalu, apa rahasia suksesnya? Menurut penulis Dan Senor dan Saul Singer ada beberapa faktor yang menjadi kunci kesuksesan Israel. Pertama, Israel adalah negara yang paling heterogen di dunia. Seperti dikatakan David McWilliams, "... Israel adalah panci peleburan monoteistik dari suatu diaspora yang membawa balik bersamanya kebudayaan, bahasa, dan kultur dari empat penjuru dunia."

Referensi sikap hidup dari berbagai penjuru dunia ini menghasilkan hal-hal terbaik yang dapat diimplementasikan di Israel. Bagi orang Israel pilihannya memang cuma satu, berbuat yang terbaik. Sebab musuh ada di sekeliling mereka. Kesalahan kecil saja dapat menjadi masalah fatal.

Faktor berikutnya yang sering disebut adalah industri militer dan pertahanannya yang telah menghasilkan perusahaan-perusahaan sukses. Yang tidak terduga, kehebatan militer Israel bukan hanya soal bakat, tapi "tentang keberanian, tentang ketidakpuasan dalam mempertanyakan otoritas dan ketegasan untuk bersikap informal.."

Karena ada wajib militer maka orang Israel akan menguasai keterampilan dan disiplin militer. Sementara kultur "berani bertanya bebas kepada atasan" membuat mereka kritis dan inovatif. Maka, ketika seorang prajurit harus bertindak tanpa atasan, mereka punya rasa kemandirian untuk bertindak.

Kombinasi inilah yang ternyata menumbuhkan budaya inovasi dan kewirausahaan. Sebagaimana dikatakan pemenang hadiah Nobel Robert Solow, inovasi teknologi adalah sumber mutakhir dari produktivitas dan pertumbuhan. Ekonomi maju secara konsisten akibat inovasi yang lahir dari perusahaan-perusahaan start-up (rintisan). Nah, kondisi inilah yang terjadi di Israel.

Ini tidak berarti Israel imun dari kegagalan. Tapi, budaya dan regulasi Israel mempunyai obatnya: kalau gagal, Anda harus masuk kembali ke dalam sistem untuk secara konstruktif belajar dari kegagalan mereka untuk mencoba kembali. Bukan meninggalkan mereka secara permanen dalam keadaan terstigma dan terpinggirkan.

Sikap inilah yang membuat iklim wirausaha tumbuh subur di Israel sebab kegagalan berusaha bukan dosa. Yang penting bangkit lagi dan belajar dari kesalahan lalu.

Secara politis Israel memang banyak dimusuhi penduduk Indonesia yang mayoritas Muslim, tapi kita bisa belajar bisnis dari siapa saja, bahkan dari musuh kita. Apa yang bisa didapat dari sini? Indonesia perlu terus menciptakan iklim kewirausahaan yang inovatif dan kondusif, termasuk mengangkat yang gagal agar bangkit kembali. Seperti kata pengusaha tangguh: Kalau Anda jatuh lima kali maka Anda harus bangkit enam kali.

Tag: Israel, Entrepreneur, Daniel Samuel (Dan) Senor, Saul Singer

Penulis: Muhamad Ihsan

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5567.134 3.375 540
2 Agriculture 1824.655 -14.401 21
3 Mining 1492.425 9.624 43
4 Basic Industry and Chemicals 580.406 1.919 66
5 Miscellanous Industry 1442.324 10.727 42
6 Consumer Goods 2417.761 8.829 39
7 Cons., Property & Real Estate 506.470 2.079 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1091.616 -5.792 57
9 Finance 878.990 -2.246 89
10 Trade & Service 905.716 -0.379 122
No Code Prev Close Change %
1 PORT 464 580 116 25.00
2 AHAP 200 238 38 19.00
3 APLI 105 124 19 18.10
4 PLIN 3,490 4,100 610 17.48
5 MYOH 710 805 95 13.38
6 JRPT 860 970 110 12.79
7 HOME 258 290 32 12.40
8 SMBR 2,640 2,950 310 11.74
9 FAST 1,355 1,495 140 10.33
10 SRIL 314 338 24 7.64
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 132 86 -46 -34.85
2 MKNT 448 352 -96 -21.43
3 MTSM 478 378 -100 -20.92
4 ASBI 350 282 -68 -19.43
5 IBST 1,800 1,500 -300 -16.67
6 STAR 101 86 -15 -14.85
7 JECC 6,975 6,000 -975 -13.98
8 RMBA 450 404 -46 -10.22
9 PSDN 162 146 -16 -9.88
10 NIPS 380 350 -30 -7.89
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 314 338 24 7.64
2 MAMI 132 86 -46 -34.85
3 STAR 101 86 -15 -14.85
4 BMTR 510 525 15 2.94
5 PGLI 62 65 3 4.84
6 PBRX 535 535 0 0.00
7 TLKM 4,090 4,080 -10 -0.24
8 PSDN 162 146 -16 -9.88
9 KREN 402 398 -4 -1.00
10 BRPT 2,790 2,960 170 6.09