Portal Berita Ekonomi Senin, 27 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • BP Batam - BP Batam pastikan akan bongkar peternakan babi di kawasan hutan resapan air Dam Duriangkang.
  • LRT - PT Kereta Api Indonesia mengakui tugas sebagai Investor LRT Jabodebek cukup berat
  • Jakarta - Pemprov DKI akan melarang pemasangan Baliho di pinggir jalan dan menggantinya dengan light emitting diode (LED) di gedung-gedung
  • Pilkada - Mahkamah Konstitusi (MK) menegaskan hanya akan menangani sengketa hasil perhitungan suara pilkada serentak 2017
  • Bogor - Upacara Kenegaraan Penyambutan Raja Salman akan dilaksanakan di Istana Bogor
  • Bandung - Terduga tersangka teroris di Bandung bernama Yayat Cahdiyat resedivis kasus teroris
  • KPK - KPK meminta kewenangan untuk dapat mengusut sektor swasta
  • Pekalongan - Harga beras dan daging di Pekalongan mulai turun.
  • Militer - Usai kunjungan kerja Presiden Jokowi ke Australia, kerjasama Militer antara Indonesia dan Australia akan kembali diaktifkan
  • Cabai - Harga cabai di Bangkalan, Jatim, naik hingga Rp160.000/kg.

Start-Up Nation: Kisah Keajaiban Ekonomi dan Inovasi

Foto Berita Start-Up Nation: Kisah Keajaiban Ekonomi dan Inovasi
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Ada beberapa negara kecil di dunia, namun punya prestasi membanggakan. Sebut saja Korea Selatan, Singapura, Taiwan, dan Israel. Mereka sama-sama terkepung musuh (baik secara militer maupun politis), dan punya senjata yang luar biasa: inovasi.

Tapi, di antara keempat negara tersebut Israel mempunyai kelebihan luar biasa: budaya entrepreneur. Inilah yang dijelaskan dengan baik dengan bahasa yang cukup ringan dalam buku Start-Up Nation, Kisah Keajaiban Ekonomi dan Inovasi Israel.

Lalu, apa rahasia suksesnya? Menurut penulis Dan Senor dan Saul Singer ada beberapa faktor yang menjadi kunci kesuksesan Israel. Pertama, Israel adalah negara yang paling heterogen di dunia. Seperti dikatakan David McWilliams, "... Israel adalah panci peleburan monoteistik dari suatu diaspora yang membawa balik bersamanya kebudayaan, bahasa, dan kultur dari empat penjuru dunia."

Referensi sikap hidup dari berbagai penjuru dunia ini menghasilkan hal-hal terbaik yang dapat diimplementasikan di Israel. Bagi orang Israel pilihannya memang cuma satu, berbuat yang terbaik. Sebab musuh ada di sekeliling mereka. Kesalahan kecil saja dapat menjadi masalah fatal.

Faktor berikutnya yang sering disebut adalah industri militer dan pertahanannya yang telah menghasilkan perusahaan-perusahaan sukses. Yang tidak terduga, kehebatan militer Israel bukan hanya soal bakat, tapi "tentang keberanian, tentang ketidakpuasan dalam mempertanyakan otoritas dan ketegasan untuk bersikap informal.."

Karena ada wajib militer maka orang Israel akan menguasai keterampilan dan disiplin militer. Sementara kultur "berani bertanya bebas kepada atasan" membuat mereka kritis dan inovatif. Maka, ketika seorang prajurit harus bertindak tanpa atasan, mereka punya rasa kemandirian untuk bertindak.

Kombinasi inilah yang ternyata menumbuhkan budaya inovasi dan kewirausahaan. Sebagaimana dikatakan pemenang hadiah Nobel Robert Solow, inovasi teknologi adalah sumber mutakhir dari produktivitas dan pertumbuhan. Ekonomi maju secara konsisten akibat inovasi yang lahir dari perusahaan-perusahaan start-up (rintisan). Nah, kondisi inilah yang terjadi di Israel.

Ini tidak berarti Israel imun dari kegagalan. Tapi, budaya dan regulasi Israel mempunyai obatnya: kalau gagal, Anda harus masuk kembali ke dalam sistem untuk secara konstruktif belajar dari kegagalan mereka untuk mencoba kembali. Bukan meninggalkan mereka secara permanen dalam keadaan terstigma dan terpinggirkan.

Sikap inilah yang membuat iklim wirausaha tumbuh subur di Israel sebab kegagalan berusaha bukan dosa. Yang penting bangkit lagi dan belajar dari kesalahan lalu.

Secara politis Israel memang banyak dimusuhi penduduk Indonesia yang mayoritas Muslim, tapi kita bisa belajar bisnis dari siapa saja, bahkan dari musuh kita. Apa yang bisa didapat dari sini? Indonesia perlu terus menciptakan iklim kewirausahaan yang inovatif dan kondusif, termasuk mengangkat yang gagal agar bangkit kembali. Seperti kata pengusaha tangguh: Kalau Anda jatuh lima kali maka Anda harus bangkit enam kali.

Tag: Israel, Entrepreneur, Daniel Samuel (Dan) Senor, Saul Singer

Penulis: Muhamad Ihsan

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51