Portal Berita Ekonomi Minggu, 23 April 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 18:27 WIB. Jakarta - Bersama Menkes dan Menag, Menteri Puan tinjau langsung fasilitas Haji di Arab Saudi.
  • 18:25 WIB. Jakarta - Sandiaga sebut warga Jakarta semakin cerdas untuk tolak sembako politik.
  • 17:59 WIB. ISIS - Densus 88 memeriksa tiga WNI asal Jawa Barat setelah dideportasi dari Turki karena diduga hendak bergabung dengan ISIS.
  • 17:17 WIB. Kemenhub - Kemenhub berharap kedatangan kapal kontainer CMA-CGM Otello berdampak positif bagi ekspor impor Indonesia.
  • 17:16 WIB. Pertamina - Pertamina MOR VI Kalimantan menggelar promo Bright Gas 5,5 kg sejak 21 April hingga 26 April.
  • 17:15 WIB. Kemenhub - Kemenhub menerima hibah barang milik daerah dari Provinsi Maluku Utara senilai Rp169,29 miliar.
  • 16:51 WIB. XL - XL Axiata meresmikan peluncuran layanan jaringan 4G LTE untuk pelanggan di Kalimantan Timur.
  • 16:39 WIB. Jakarta - Sandi janji akan lepas saham Bir yang dimiiki DKI usai dilantik.
  • 16:37 WIB. Pilgub DKI - PPP akui tidak akan mampu raih suara pendukung saat Ahok terlibat kasus penistaan Agama.
  • 16:34 WIB. Sidoarjo - Mensos Khofifah ikut merayakan Isra Miraj dengan keluarga NU di Sidoarjo, Jawa Timur.
  • 15:52 WIB. KPK - ICW menilai penyerangan terhadap Novel Baswedan merupakan ancaman kepada KPK.
  • 15:26 WIB. Bulog - Bulog mendirikan 450 Rumah Pangan Kita di Kebumen, Purworejo, Magelang, Temanggung, Wonosobo, dan Magelang.
  • 15:24 WIB. Bulog - Bulog memperkuat peran Rumah Pangan Kita di Bengkulu guna meminimalkan potensi inflasi pada bulan puasa 2017.
  • 15:23 WIB. Paus Fransiskus - Paus Fransiskus mendesak pemerintah mengeluarkan pendatang dan pengungsi dari pusat penampungan.
  • 15:22 WIB. Venezuela - Oposisi Venezuela menggelar jalan kaki hening untuk mengenang 12 orang tewas dalam unjuk rasa.

Tito Bertemu Luhut, Ada Apa?

Foto Berita Tito Bertemu Luhut, Ada Apa?
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Bos Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menyambangi Kantor Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan. Dalam kesempatan tersebut Tito menuturkan pertemuannya dengan Luhut membahas kondisi pasar modal.

"Bapak (Luhut) tanya terkait pasar modal, terkait bursa, ya saya ceritakan situasinya. Kenapa problem yang ada. ‎Ada dua hal yang menjadi problem di pasar modal," ucap Tito di Jakarta, Kamis (5/1/2017).

Lebih lanjut, Tito menungkapkan ada dua hal yang yang dibahas keduanya, yakni pertama terkait dengan bursa saham yang memiliki rating kurang memuaskan. Pasalnya, apapun yang berhubungan dengan trust juga merefleksikan negara.

"Kita bagus sebenarnya dalam rating. Kita memberikan gimana ya caranya kok masih double B padahal secara fundamental sudah benar tuh tata kelola managemen fiskal, relaksasi peraturan semua sudah oke," terang Tito.

‎Kemudian yang kedua, soal integritas pasar modal. Hal itu disebabkan integritas merupakan satu dasar bagi pelaku pasar untuk berminat masuk ke bursa.

"Kedua vulnerability dari pada likuiditas yang agak berkurang saat ini. Saya bilang pasar modal itu salah satu caranya, dana banyak datang dari luar negeri lewat pasar modal. Privatisasi is a must. ‎Jadi, ada dua mengenai privatisasi anak usaha oke, tapi yang satu adalah bagaimana 13 Pasal dalam UU 19/2003, pasal 74-86 itu membuat prosesnya menjadi 25 proses sebelum masuk ke bursa dan masuk OJK," jelas Tito.

Untuk itu, dirinya meminta kepada Luhut agar ada perubahan bagi pasar modal, setidaknya ada perubahan dari UU 19/2013.

"Jadi direvisi itu sehingga prosesnya tidak sebanyak itu. Intinya dua itu saja kita ngobrol," tandasnya.

Tag: Bursa Efek Indonesia (BEI), Tito Sulistio, Luhut Binsar Pandjaitan

Penulis: Annisa Nurfitriyani

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5664.475 69.169 541
2 Agriculture 1823.242 -21.549 21
3 Mining 1527.258 -9.366 43
4 Basic Industry and Chemicals 604.665 0.747 66
5 Miscellanous Industry 1536.728 81.861 42
6 Consumer Goods 2438.363 10.107 39
7 Cons., Property & Real Estate 508.320 5.827 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1144.585 47.100 57
9 Finance 876.611 2.719 89
10 Trade & Service 917.711 9.714 123
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 104 140 36 34.62
2 BGTG 88 117 29 32.95
3 ALKA 131 161 30 22.90
4 ASBI 358 426 68 18.99
5 RANC 412 480 68 16.50
6 HITS 650 745 95 14.62
7 ALMI 170 189 19 11.18
8 BAYU 900 1,000 100 11.11
9 SKLT 780 860 80 10.26
10 ARII 304 332 28 9.21
No Code Prev Close Change %
1 ASJT 600 472 -128 -21.33
2 HOME 256 212 -44 -17.19
3 BMAS 420 350 -70 -16.67
4 MFIN 1,350 1,150 -200 -14.81
5 TIRA 268 230 -38 -14.18
6 ERTX 184 160 -24 -13.04
7 JKSW 67 59 -8 -11.94
8 CANI 525 464 -61 -11.62
9 INCI 390 350 -40 -10.26
10 NAGA 180 165 -15 -8.33
No Code Prev Close Change %
1 BNLI 675 695 20 2.96
2 TLKM 4,110 4,420 310 7.54
3 ASII 8,575 9,150 575 6.71
4 SRIL 308 306 -2 -0.65
5 KBLI 645 670 25 3.88
6 RIMO 153 166 13 8.50
7 PRAS 200 198 -2 -1.00
8 KAEF 2,310 2,460 150 6.49
9 BBNI 6,250 6,150 -100 -1.60
10 JSMR 4,510 4,470 -40 -0.89