Portal Berita Ekonomi Sabtu, 25 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • DILD -  PT Intiland Development Tbk ingin bangun Kota Baru Maja, Banten 2 tahun lagi.
  • FASSA - PT Fajar Surya Wisesa Tbk. membukukan kenaikan penjualan sebesar 18,44% sepanjang tahun lalu menjadi Rp5,87 triliun.
  • ASGR - PT Astra Graphia Tbk. bukukan pendapatan bersih sebesar Rp 2,71 triliun atau meningkat sebesar 2% dibandingkan capaian yang diraih pada 2015.
  • New York - The Dow gained 11.44 points (0.05 per cent) to close at 20,821.76 on Friday (24/2), but was up one per cent for the week on the back of an extraordinary rally.
  • New York - The S&P 500 added 3.53 points (0.15 per cent) to 2,367.34 on Friday (24/2).
  • New York - The Nasdaq rose 9.80 points (0.17 per cent) to 5,845.31 on Friday (24/2).
  • New York - U.S. West Texas Intermediate settled down 46 cents at $53.99 a barrel on Friday (24/2), ending the week's trade 1.1 percent higher.
  • London - Benchmark Brent crude oil was down 58 cents at $56 a barrel by 2:35 p.m. ET (1935 GMT) on Friday (24/2).
  • La Liga (25/2) - Palmas 0 - 1 Real Sociedad
  • Bundesliga Jerman (25/2) - Wolfsburg 1 - 2 Werder Bremen
  • Ligue 1 Perancis (25/2) - Nice 2 - 1 Montpellier
  • Eredivisie Belanda (25/2) - ADO Den Haag 1 - 1 FC Twente
  • Scotland Premiership (25/2) - Inverness CT 2 - 1 Rangers
  • Cikampek - Terjadi kecelakaan beruntun melibatkan 12 mobil terjadi di KM 21 Jalan Tol Jakarta-Cikampek yang mengarah ke Bandung
  • Bengkulu - BMKG peringatkan warga Bengkulu waspadai potensi bencana banjir dan longsor.
  • NTT - Gubernur Frans Lebu Raya dorong penyaluran KUR dari lembaga jasa keuangan di NTT.

UEA Investasikan US$163 Miliar untuk Energi Terbarukan

Foto Berita UEA Investasikan US$163 Miliar untuk Energi Terbarukan
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Uni Emirat Arab (UEA) akan berinvestasi sebesar US$163 miliar dalam proyek-proyek yang menghasilkan setengah dari kebutuhan listrik nasional dari energi terbarukan.

Negara-negara produsen minyak utama di Teluk Arab tersebut berharap rencana tersebut dapat dicapai pada tahun 2050 dan menyatakan ingin menyeimbangkan kebutuhan ekonomi terhadap tujuan lingkungan.

UEA memiliki potensi tenaga surya yang cukup besar dan bersemangat untuk mengurangi penggunaan bahan bakar fosil. UEA berada di urutan ke delapan pada daftar Bank Dunia dalam dalam emisi CO2 gas rumah kaca per kapita. Negara-negara tersebut meliputi Qatar, Kuwait dan Bahrain.

Perdana Menteri UAE Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum mengatakan target itu dapat terpenuhi pada tahun 2050, 44 persen dari kebutuhan energi negara akan disediakan oleh energi terbarukan, dengan 38 persen dari gas, 12 persen dari bahan bakar fosil, dan 6 persen dari energi nuklir.

"Rencana ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan sebesar 40 persen dan meningkatkan kontribusi energi bersih sebesar 50 persen", tulis PM UAE Sheikh Mohammed bin Rashid al-Maktoum, dalam akun twitternya, seperti dikutip dari laman BBC di Jakarta, Rabu (11/1/2017).

"Pemerintah UEA telah membuat prestasi dalam menyusun strategi energi terpadu bagi negara," tambahnya.

Dubai dan Abu Dhabi khususnya telah berada di garis depan dari desakan UEA untuk mengubah sumber daya ke dalam energi terbarukan. Pada bulan Juni, Dubai mengumumkan niatnya untuk membangun pembangkit listrik tenaga surya besar yang dijadwalkan akan selesai pada tahun 2030.

Sementara itu, pada tahun 2014, Abu Dhabi membuka apa yang dianggap sebagai stasiun operasi listrik tenaga surya terbesar di dunia. Perusahaan-perusahaan dari Korea Selatan juga membangun empat reaktor nuklir di dekat Abu Dhabi, yang diharapkan akan menghasilkan 1.400 megawatt pada tahun 2020.

Di tempat lain, Maroko, Tunisia dan Yaman berjanji pada bulan November untuk hanya menggunakan energi terbarukan pada tahun 2050.

Tag: Uni Emirat Arab (UEA)

Penulis: Gregor Samsa

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Cahyo Prayogo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51