Portal Berita Ekonomi Sabtu, 25 Februari 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • DILD -  PT Intiland Development Tbk ingin bangun Kota Baru Maja, Banten 2 tahun lagi.
  • FASSA - PT Fajar Surya Wisesa Tbk. membukukan kenaikan penjualan sebesar 18,44% sepanjang tahun lalu menjadi Rp5,87 triliun.
  • ASGR - PT Astra Graphia Tbk. bukukan pendapatan bersih sebesar Rp 2,71 triliun atau meningkat sebesar 2% dibandingkan capaian yang diraih pada 2015.
  • OJK - Pansel OJK tetapkan 35 orang lolos tahap dua.
  • Kaltim - Pemprov Kaltim targetkan tarik investasi Rp34,9 triliun pada 2017.
  • Gerindra - Ketum Gerindra Prabowo Subianto resmikan kantor baru di Sulteng.
  • Sawit - Minyak sawit mentah di Jambi turun Rp235 per/kg.
  • AS - Indonesia dan AS mutakhirkan kerja sama bilateral di bidang SAR.
  • Transportasi - Kemenhub segera bangun dermaga kapal Feri di Pulau terluar NTT.

Arcandra Katakan Indonesia Bakal Perkuat Sektor Energi dengan Iran

Foto Berita Arcandra Katakan Indonesia Bakal Perkuat Sektor Energi dengan Iran
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar mengatakan pemerintah Indonesia akan memperkuat komitmen dalam bidang energi dengan Iran, salah satunya dengan investasi di ladang minyak.

"Bidang energi termasuk Pertamina yang akan berinvestasi di sana, kemudian membahas mengenai impor gas juga," kata Arcandra seusai rapat koordinasi membahas kunjungan ke Iran di Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Rapat koordinasi ini dilakukan sebagai persiapan kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution ke Iran sebagai tindak lanjut lawatan Presiden Joko Widodo pada bulan Desember 2016.

Arcandra memastikan PT Pertamina siap berinvestasi kepada dua ladang minyak di Iran dan saat ini prosesnya sedang dalam penyampaian proposal. "Pertamina mau masuk di dua lapangan, ini mau 'submit' proposal ke Iran," katanya.

Direktur Hulu Pertamina Syamsu Alam mengatakan bahwa diskusi terkait dengan investasi di ladang minyak Ab-Teymour dan Mansouri itu telah dilakukan dengan anak usaha NIOC (National Iranian Oil Company), yaitu National Iranian South Oil Company (NISOC).

"Tanggal 11 kita sudah diskusi sama NIOC. Hari minggu kita akan diskusi lagi dengan NIOC, mudah-mudahan tidak ada yang krusial," katanya.

Syamsu mengatakan bahwa penyampaian (submit) proposal secara resmi akan dilakukan pada kunjungan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution pada hari Sabtu (25/2).

Pertamina dan NIOC sebelumnya telah menandatangani komitmen studi pendahuluan terhadap dua ladang minyak raksasa di Iran, Ab-Teymour, dan Mansouri dengan cadangan lima miliar barel. Kedua ladang minyak ini ditawarkan NIOC kepada Pertamina.

Direktur Pengadaan PLN Supangkat Iwan Santoso menambahkan bahwa Indonesia juga menawarkan investasi dalam bidang listrik kepada Iran terutama pembangunan pembangkit dan peningkatan kapasitas peralatan industri untuk menunjang produksi dalam negeri.

"Investasi IPP, baik pembangkit 'thermal' maupun 'renewable'. Kemudian 'capacity building' untuk peralatan industri guna menunjang produksi dalam negeri. Dua itu penting, sama jasa perawatan," katanya.

Supangkat mengatakan bahwa sejumlah investor asal Iran telah berminat untuk terlibat dalam proyek energi listrik senilai lima miliar dolar AS itu. (Ant)

Tag: Arcandra Tahar, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Iran

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 3,514.87 3,478.27
British Pound GBP 17,169.60 16,991.11
China Yuan CNY 1,989.13 1,969.21
Dolar Amerika Serikat USD 13,179.00 13,047.00
Dolar Australia AUD 10,171.55 10,063.15
Dolar Hong Kong HKD 1,699.24 1,682.01
Dolar Singapura SGD 9,827.01 9,722.78
EURO Spot Rate EUR 14,736.76 14,583.94
Ringgit Malaysia MYR 3,292.28 3,255.24
Yen Jepang JPY 13,026.59 12,889.75

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5385.906 13.158 539
2 Agriculture 1841.223 10.982 21
3 Mining 1419.623 -11.021 43
4 Basic Industry and Chemicals 565.553 5.187 66
5 Miscellanous Industry 1365.621 14.073 42
6 Consumer Goods 2374.993 14.543 39
7 Cons., Property & Real Estate 517.048 -2.460 61
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1062.681 -2.767 56
9 Finance 829.581 -0.573 89
10 Trade & Service 871.468 6.466 122
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 95 117 22 23.16
2 DGIK 129 153 24 18.60
3 JAWA 133 149 16 12.03
4 MGNA 102 114 12 11.76
5 IKBI 350 386 36 10.29
6 ARII 338 370 32 9.47
7 KRAH 2,680 2,900 220 8.21
8 KBLI 318 344 26 8.18
9 SRIL 280 302 22 7.86
10 ASJT 580 625 45 7.76
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 ICON 494 376 -118 -23.89
3 KOIN 320 250 -70 -21.88
4 CMPP 113 100 -13 -11.50
5 BIPP 97 89 -8 -8.25
6 BUMI 360 332 -28 -7.78
7 FREN 54 50 -4 -7.41
8 MAMI 73 68 -5 -6.85
9 CTBN 5,200 4,850 -350 -6.73
10 BCIP 182 170 -12 -6.59
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 190 125 -65 -34.21
2 BUMI 360 332 -28 -7.78
3 BABP 67 67 0 0.00
4 DGIK 129 153 24 18.60
5 ELTY 52 50 -2 -3.85
6 BRPT 2,310 2,250 -60 -2.60
7 MCOR 328 336 8 2.44
8 SRIL 280 302 22 7.86
9 SMDM 87 84 -3 -3.45
10 AGRO 975 980 5 0.51