Portal Berita Ekonomi Kamis, 24 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 10:07 WIB. First Travel - Din Syamsuddin minta Kemenag tidak lepas tangan.
  • 10:06 WIB. Pilpres - Hanura sebut daripada PAN kalah lebih baik usung Jokowi.
  • 10:00 WIB. Lawan Narkoba - BNN akui ingin berantas narkoba seperti di Filipina.
  • 09:58 WIB. e-KTP - KPK telah periksa 80 orang saksi terkait kasus e-KTP.
  • 09:58 WIB. BUMN - Menteri Rini janji akan terus pangkas harga Semen di Papua.
  • 09:57 WIB. OTT - KPK sita mata uang asing dari OTT Kemenhub.
  • 09:56 WIB. OTT - Kemenhub benarkan ada orangnya yang kena OTT KPK.
  • 07:50 WIB. Friendly Match (24/8) - Real Madrid 2 - 1 Fiorentina
  • 06:30 WIB. F1 - Mclaren mempertahankan Stoffel Vandoorne sebagai pembalap mereka untuk musim 2018.
  • 06:24 WIB. Bursa Transfer - Jelang ditutupnya bursa transfer, Tottenham Hotspurs rekrut kiper Paulo Gazzaniga dan pemain bertahan Davinson Sanchez.

Politikus Partai Republik Tolak Rancangan Anggaran Trump

Foto Berita Politikus Partai Republik Tolak Rancangan Anggaran Trump
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Politikus Partai Republik beramai-ramai menentang Rancangan Anggaran yang diajukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Cetak biru anggaran 2018 tersebut dilaporkan mencakup pemotongan sebesar 37 persen terhadap anggaran Departemen Luar Negeri dan badan bantuan pembangunan internasional AS (USAID).

Senator Partai Republik, Lindsey Graham mengatakan bahwa rancangan itu sudah 'mati saat lahir.' "Itu tak akan terjadi. Hal itu akan merupakan bencana. Kalau kita membuang soft power, kita tak akan pernah memenangkan peperangan," kata Senator Graham, seperti dikutip dari laman BBC di Jakarta, Minggu (19/3/2017).

Soft power adalah istilah Amerika yang mengacu pada piranti diplomatik seperti bantuan luar negeri dan bantuan kemanusiaan. "Apa yang paling mengganggu dari pemangkasan anggaran Departemen Luar Negeri itu adalah hal itu menunjukkan kurangnya pemahaman tentang apa yang diperlukan untuk memenangkan perang," lanjut Senator Graham.

Pimpinan mayoritas Senat, Mitch McConnell juga mengatakan, pemotongan anggaran yang diajukan Trump 'kemungkikan tidak akan' lolos di Kongres. Setiap pengeluaran pemerintah federal AS harus melalui persetujuan Kongres yang sedang dikuasai Partai Republik.

Presiden Trump mengungkapkan rencana anggarannya yang mencakup peningkatan anggaran belanja militer sebanyak US$54 miliar. Namun dalam rencana itu, peningkatan belanja militer tersebut akan dibiayai dari pemangkasan anggaran bidang lain, seperti bantuan luar negeri dan badan-badan lingkungan hidup.

Gedung Putih juga berencana mengurangi belanja Departemen Luar Negeri dan USAID, yang saat ini mendapatkan jatah sekitar US$50,1 miliar atau sekitar 1 persen lebih dari total anggaran federal AS.

Lebih dari 120 jenderal purnawiran menandatangani surat yang mendesak Kongres untuk tidak memotong pendanaan bantuan luar negeri dan diplomasi.

Surat itu menyebutkan, "Kami para pensiunan jenderal bintang tiga dan empat dari berbagai angkatan dinas militer ingin mengungkapkan keyakinan kami bahwa meningkatkan dan memperkuat diplomasi dan pembangunan bersama pertahanan merupakan hal yang sangat penting untuk menjaga agar Amerika tetap aman."

Tag: Donald John Trump, Partai Republik

Penulis: Gregor Samsa

Editor: Dewi Ispurwanti

Foto: Nytimes.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,575.64 3,539.72
British Pound GBP 1.00 17,193.02 17,018.55
China Yuan CNY 1.00 2,012.37 1,992.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,409.00 13,275.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,591.77 10,477.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,713.33 1,696.18
Dolar Singapura SGD 1.00 9,846.53 9,744.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,770.32 15,611.40
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,132.21 3,098.74
Yen Jepang JPY 100.00 12,234.49 12,106.70

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5914.024 33.727 559
2 Agriculture 1749.119 -1.495 18
3 Mining 1548.199 28.971 44
4 Basic Industry and Chemicals 608.159 -3.067 67
5 Miscellanous Industry 1350.370 5.613 41
6 Consumer Goods 2496.745 27.019 45
7 Cons., Property & Real Estate 508.032 -0.290 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1252.484 7.329 60
9 Finance 993.787 5.533 89
10 Trade & Service 921.814 2.030 130
No Code Prev Close Change %
1 TRAM 110 148 38 34.55
2 OKAS 102 137 35 34.31
3 PGLI 90 110 20 22.22
4 BMAS 360 438 78 21.67
5 PEGE 240 280 40 16.67
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 LEAD 61 71 10 16.39
8 MFMI 700 800 100 14.29
9 GOLD 570 650 80 14.04
10 MREI 3,120 3,500 380 12.18
No Code Prev Close Change %
1 TALF 334 274 -60 -17.96
2 IKBI 426 364 -62 -14.55
3 GMTD 7,900 7,000 -900 -11.39
4 PSDN 230 206 -24 -10.43
5 SDPC 118 110 -8 -6.78
6 BRAM 9,100 8,525 -575 -6.32
7 CARS 1,475 1,385 -90 -6.10
8 ARTA 284 268 -16 -5.63
9 BTEK 167 159 -8 -4.79
10 BVIC 238 228 -10 -4.20
No Code Prev Close Change %
1 LEAD 61 71 10 16.39
2 TRAM 110 148 38 34.55
3 IKBI 426 364 -62 -14.55
4 MBSS 380 398 18 4.74
5 DGIK 58 63 5 8.62
6 INDY 1,030 1,200 170 16.50
7 BUMI 268 284 16 5.97
8 MAMI 84 86 2 2.38
9 PBRX 440 444 4 0.91
10 ADRO 1,860 1,955 95 5.11