Portal Berita Ekonomi Sabtu, 19 Agustus 2017

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

Executive Brief
  • 19:21 WIB. iOS - Asus akan hadirkan android O untuk zenfone 3 dan 4.
  • 19:07 WIB. Internet - Google tengah menguji coba aplikasi search yang lebih ringan untuk negara berkembang.
  • 17:39 WIB. Teror Barcelona - Kepolisian Spanyol masih mencari tersangka penyerangan di Barcelona.
  • 17:12 WIB. Rusia - Delapan orang terluka akibat penusukan di sebuah kota di Rusia, polisi tembak mati satu penyerang.
  • 16:56 WIB. Pilgub Jabar - PKS yakin bisa menang pilgub Jabar.
  • 16:56 WIB. Politik - PKS: Semoga SBY-Megawati gak ribut lagi.
  • 16:54 WIB. Jokowi - Presiden Jokowi teken UU Pemilu.
  • 16:50 WIB. Finlandia - Dua orang meninggal dunia, enam lainnya terluka dalam insiden penusukan di Finlandia.
  • 16:48 WIB. Teror Barcelona - Polisi Spanyo sebut jika penyerang di Barcelona mempunyai rencana penyerangan yang lebih besar.
  • 16:16 WIB. Gadget - Nokia 8 resmi hadir dengan kamera ganda dan snapdragon 835.
  • 16:13 WIB. Gadget - HMD Global dikabarkan sedang siapkan penerus Nokia 8 dengan layar lebih besar.

DMAS Capai 37 Persen Target Marketing Sales di Kuartal I 2017

Foto Berita DMAS Capai 37 Persen Target Marketing Sales di Kuartal I 2017
Warta Ekonomi.co.id, Jakarta -

Pengelola kawasan industri PT Puradelta Lestari Tbk. (kode saham: DMAS) berhasil meraih marketing sales Rp 559 miliar selama kuartal pertama tahun 2017, atau 37 persen dari target marketing sales Perseroan di tahun 2017, yang ditopang penjualan lahan industri. DMAS juga kian optimis dapat mencapai target marketing sales pada tahun ini sebesar Rp 1,5 triliun.

Capaian marketing sales tersebut terutama dikontribusikan oleh kesuksesan DMAS menjual lahan industri sebesar 29 hektar selama kuartal I 2017 kepada beberapa Perusahaan, yang diantaranya bergerak di sektor farmasi dan sektor terkait otomotif.

Hasil tersebut mengindikasikan permintaan terhadap lahan industri semakin membaik setelah pada awal tahun lalu penjualan tergolong sepi secara umum. Ini juga menggambarkan bahwa investor maupun pelaku usaha sudah mulai merealisasikan investasinya.

“Raihan penjualan tersebut melanjutkan tren penjualan positif sejak semester kedua tahun lalu serta menegaskan posisi DMAS sebagai penyedia kawasan industri unggulan di Cikarang,” ujar Tondy dalam pers rilisnya Rabu (5/4/2017) di Jakarta.

Keunggulan kawasan industri Deltamas, Greenland International Industrial Centre (GIIC), juga diakui dengan ditunjuknya GIIC sebagai salah satu kawasan industri yang berpartisipasi dalam program KLIK (Kemudahan Layanan Investasi Langsung Konstruksi) yang diluncurkan oleh BKPM. Prestasi tersebut merupakan sebuah capaian dan pengakuan terhadap GIIC sebagai salah satu kawasan industri terunggul di Indonesia yang memiliki fasilitas lengkap dan lokasi yang strategis.

Seiring dengan meningkatnya aktivitas industri, DMAS terus mengembangkan kawasan residensial dan komersial untuk memenuhi permintaan dari pelaku industri Kota Deltamas yang terus meningkat.

Tingkat hunian dari Le Premier, serviced apartment yang dimiliki dan dikelola Perseroan dan diresmikan tahun lalu, mencapai 100%. Hal ini sekaligus memberikan kontribusi signifikan terhadap pendapatan berulang perusahaan.

“Ini merefleksikan minat pemangku kepentingan akan area komersial di Kota Deltamas masih tetap tinggi. Kami akan meluncurkan produk hunian dalam waktu dekat di semester 1 tahun ini yang sejalan dengan strategi perseroan untuk lebih agresif mengembangkan segmen non-industri,” jelas Tondy. 

Pengembangan kawasan komersial juga akan dilakukan. Kontribusi penjualan dari segmen komersial kian meningkat dengan penjualan-penjualan lahan komersial dan juga penjualan ruko El Premio yang baru diluncurkan pada Desember 2016.

Tag: PT Puradelta Lestari Tbk

Penulis: ***

Editor: Vicky Fadil

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,582.57 3,546.65
British Pound GBP 1.00 17,306.97 17,133.02
China Yuan CNY 1.00 2,012.92 1,992.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,435.00 13,301.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,606.93 10,499.81
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,717.22 1,699.98
Dolar Singapura SGD 1.00 9,842.49 9,740.04
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,764.63 15,602.07
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,128.06 3,094.70
Yen Jepang JPY 100.00 12,279.50 12,153.69

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5893.841 1.892 559
2 Agriculture 1744.418 -4.747 18
3 Mining 1511.362 10.536 44
4 Basic Industry and Chemicals 611.257 -6.211 67
5 Miscellanous Industry 1346.700 2.582 41
6 Consumer Goods 2518.118 23.928 45
7 Cons., Property & Real Estate 508.533 -2.509 65
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1240.969 -0.009 60
9 Finance 981.748 -4.628 89
10 Trade & Service 924.803 1.544 130
No Code Prev Close Change %
1 BIMA 91 116 25 27.47
2 TGRA 400 500 100 25.00
3 FISH 2,400 3,000 600 25.00
4 WAPO 81 101 20 24.69
5 ALKA 244 304 60 24.59
6 CMPP 244 304 60 24.59
7 MLPT 446 555 109 24.44
8 PUDP 515 640 125 24.27
9 LION 820 975 155 18.90
10 PTRO 990 1,125 135 13.64
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 13,850 11,100 -2,750 -19.86
2 BPFI 500 450 -50 -10.00
3 WINS 264 242 -22 -8.33
4 KBLV 980 900 -80 -8.16
5 BBHI 183 170 -13 -7.10
6 DGIK 74 69 -5 -6.76
7 PYFA 206 194 -12 -5.83
8 TGKA 2,500 2,370 -130 -5.20
9 TPIA 24,575 23,300 -1,275 -5.19
10 MAMI 78 74 -4 -5.13
No Code Prev Close Change %
1 SRIL 348 344 -4 -1.15
2 VRNA 98 95 -3 -3.06
3 MPPA 690 750 60 8.70
4 MLPL 214 218 4 1.87
5 GGRM 70,950 74,000 3,050 4.30
6 BBCA 18,900 18,700 -200 -1.06
7 PGAS 2,120 2,160 40 1.89
8 TLKM 4,770 4,780 10 0.21
9 HMSP 3,690 3,740 50 1.36
10 ASII 7,850 7,900 50 0.64