Kredit Foto: Sufri Yuliardi
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indoensia (BI) Provinsi Papua Joko Supratikto memastikan pihaknya segera mengedarkan uang NKRI setelah peluncuran secara nasional pada 19 Desember 2016.
Joko di Jayapura, Kamis (15/12/2016), menjelaskan dalam uang NKRI yang di pecahan Rp10.000 terpampang gambar pahlawan nasional dari Papua Frans Kaisepo, maka BI akan mengundang pihak-pihak yang terkait ke Jakarta untuk mengikuti peluncuran uang tersebut.
"Peluncuran uang NKRI terpusat di Jakarta, jadi nanti keluarga dari pahlawan dan gubernur, Ketua DPRP dan MRP diundang ke Jakarta. Setelah launching pada 19 Desember secara nasional, nanti baru akan dilakukan sosisalisasi di masing-masing daerah," kata dia.
Ia mengungkapkan kini pihaknya sudah menerima uang NKRI yang siap diedarkan setelah dilakukan peluncuran.
"Sampai sekarang kami sudah menerima uang NKRI untuk masing-masing pecahan, tapi memang belum dikeluarkan," ujarnya.
Mengenai pecahan Rp10.000 yang menampilkan pahlawan nasional dari Papua, Joko mengaku, pihaknya akan menyediakan uang tersebut sesuai kebutuhan.
"Dari sisi transaksi di Papua, memang kebutuhan uang Rp10.000 itu paling banyak, jadi nanti kalau itu dibutuhkan akan kita edarkan dalam jumlah yang lebih banyak. Itu makanya di Provinsi Papua pahlawannya dapat di pecahan Rp10.000 supaya orang bisa mengenal pahlawannya," katanya lagi.
Ia pun menginformasikan bahwa setelah uang NKRI diluncurkan, uang pecahan lama tetap berlaku hingga peredarannya dicabut. "Masyarakat diberi kesempatan menukar uang yang lama selama 10 tahun," ujar Joko. (Ant)
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Sucipto
Tag Terkait: