Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Mandiri dan BNI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Infrastruktur Rp4,3 Triliun

        Mandiri dan BNI Pimpin Sindikasi Pembiayaan Infrastruktur Rp4,3 Triliun Kredit Foto: Gito Adiputro Wiratno
        Warta Ekonomi, Jakarta -
        PT Bank Mandiri (Persero)Tbk (BMRI) dan PT Bank Negara Indonesia (Persero)Tbk (BBNI) memimpin sindikasi pembiayaan untuk pembangunan proyek jalan tol ruas Serpong - Balaraja senilai total Rp4,3 triliun. Dalam sindikasi tersebut Mandiri, BNI dan PT Sarana Multi Infrastruktur sepakat untuk menyalurkan fasilitas pembiayaan ke PT Trans Bumi Serbaraja selaku ketua konsorsium?kelompok usaha Sinar Mas Land, Astratel Nusantara (Astra Infrastructure), dan Kompas Gramedia.?
        Proyek jalan tol Serpong-Balaraja ?ini memakan dana investasi sebesar Rp6,2 triliun. Dari jumlah tersebut, sebesar Rp4,3 triliun dibiayai lewat sindikasi perbankan dan Rp1,9 triliun akan dirogoh dari ekuitas PT Trans Bumi Serbaraja sebagai pemegang konsensi jalan tol Serpong-Balaraja.?
        Wakil Direktur Utama Bank Mandiri Su?laiman Arif Arianto mengatakan, perseroan memiliki komitmen kuat dalam mendukung proyek-proyek infrastruktur strategis, seperti jalan tol. Karena, keberadaannya akan meningkatkan efisiensi usaha serta mampu menciptakan pusat ekonomi baru.?
        "Proyek jalan tol menjadi salah satu fokus kami dalam penyaluran kredit infrastruktur, di mana per Oktober 2016, komitmen pembiayaan perseroan ke proyek jalan tol mencapai Rp15,4 triliun, atau sekitar 15 persen dari total komitmen kredit infrastruktur perseroan, katanya di Jakarta, Jumat (16/12)
        Direktur BNI Anggoro Eko Cahya menerangkan, perjanjian kredit sindikasi ini memiliki makna yang cukup mendalam, karena merupakan salah satu ikhtiar bersama dalam merealisasikan percepatan pembangunan infrastruktur. Dari sisi pembiayaan, pembangunan infrastruktur ini tidak lagi menjadi kendala, karena kredit sindikasi untuk membiayai proyek-proyek infrastruktur semakin marak dilaksanakan.
        Semakin marak pembiayaan tersebut, maka semakin marak pula proyek-proyek infrastruktur yang mulai dibangun. Termasuk di dalamnya tol Serpong-Balaraja ini yang akan meringankan beban kendaraan yang selama ini ditanggu oleh jalan-jalan di kawasan Tangerang.
        "Tol Serpong-Balaraja ini juga akan mempercepat terbukanya kawasan-kawasan pembangunan baru di Tangerang. Sehingga akan menimbulkan percepatan kesejahteraan masyarakat di kawasan yang dilaluinya," tutur Anggoro.
        Sedangkan Managing Director President Office Sinarmas Land, Dhony Rahajoe melanjutkan, bahwa? Sinarmas Land sangat senang dapat merealisasikan proyek pembangunan tol Serpong-Balaraja yang memiliki luas sebanyak 30 kilometer (km).?
        Proyek tol ini memiliki tiga seksi. Seksi satu adalah Serpong-Legok dengan jarak 9,3 km. Seksi kedua adalah Legok-Tigaraksa dengan jarak 10,70 km, dan seksi tiga adalah Tigaraksa-Balaraja dengan jarak 10 km.
        "Diharapkan ruas tol ini dapat mengakomodasi perkembangan wilayah Tangerang, termasuk pengembangan kota baru Maja dan sekitarnya. Kami menargetkan untuk dapat menyelesaikan seksi satu Serpong-legok pada tahun 2018," tutupnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Gito Adiputro Wiratno
        Editor: Rahmat Patutie

        Bagikan Artikel: