Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Laba Bank Mandiri Tembus Rp30,4 triliun pada Semester I 2026

Laba Bank Mandiri Tembus Rp30,4 triliun pada Semester I 2026 Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) membukukan laba bersih sebesar Rp30,4 triliun hingga semester I-2026. Angka itu tumbuh 24,4% secara tahunan (year on year/yoy).

Director of Finance & Strategy Bank Mandiri, Novita Widya Anggraini, mengatakan bahwa perolehan laba ditopang oleh pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) serta kinerja intermediasi yang tetap solid.

Novita mengatakan, total penyaluran kredit Bank Mandiri mencapai Rp1.591 triliun, atau tumbuh 19,9% yoy. 

Sementara itu, Bank Mandiri mencatatkan DPK bank only sebesar Rp1.710 triliun atau meningkat 17,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu

"Tentunya apa yang menjadi faktor pendorong? Yang pertama tentunya adalah dari pertumbuhan dari bisnis Bank Mandiri itu sendiri dimana didorong oleh pertumbuhan dana pihak ketiga yang kuat di kisaran 17,1 persen yang berhasil disalurkan dengan baik oleh Bank Mandiri sehingga bisa menghasilkan aset kredit yang mampu tumbuh sebesar 19,9 persen," kata Novita dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (23/7/2026).

Menurutnya, pertumbuhan kredit dan DPK tersebut turut mendorong peningkatan pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) perseroan yang tumbuh sekitar 8%.

Selain mencatat pertumbuhan bisnis yang kuat, Bank Mandiri juga berhasil menjaga kualitas aset tetap sehat hingga akhir semester I-2026. Hal itu tercermin dari rasio kredit bermasalah (non-performing loan/NPL) yang berada di level 0,98%, dengan coverage ratio stabil di 242% serta cost of credit (CoC) sebesar 0,52%.

Baca Juga: BRI, BNI, dan Mandiri Resmi Lepas Anak Usaha Manajer Investasi ke Danantara

Baca Juga: Bank Mandiri Tingkatkan Keamanan Digital Lewat Biometrik dan Tokenisasi

Di saat yang sama, profitabilitas perseroan tetap terjaga dengan return on equity (ROE) mencapai 24,3% dan return on assets (ROA) sebesar 3,10%.

"Dan ini juga sejalan dengan strategi Bank Mandiri dimana menyalurkan kredit yang fokus pada sektor yang prospektif dan juga resilient dan juga mendorong penguatan ekosistem bisnis," jelasnya.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Cita Auliana
Editor: Dwi Aditya Putra