Kredit Foto: Antara/Galih Pradipta
Ketua DPD I Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi mengaku Golkar tak dapat apa-apa secara elektabilitas dalam kontestasi Pilpres 2019. Dalam survey Alvara, Golkar diprediksi suaranya melorot hingga jatuh ke angka 7,8 persen. Sementara PDI Perjuangan masih tertinggi dengan pencapaian 26, 8 persen. Gerindra juga mendapatkan berkah dengan posisinya sebagai oposisi dengan raihan 18,8 persen.
"Pencalonan pak Jokowi, PDIP diuntungkan. Pak Prabowo dan pak Sandi menguntungkan Gerindra. Ada Kiai Ma'ruf yang menambah nilai elektoral PPP dan PKB, Golkar tak dapat apa-apa," kata Dedi?di Purwakarta, Senin (27/8/2018).
Dia menilai saat ini Golkar kesulitan membangun dampak elektoral dari dukungan terhadap Jokowi-Ma'ruf.?Dikatakannya, fenomena itu harus disikapi secara serius oleh seluruh jajaran partai dari pusat sampai daerah. Sebab salah satu lembaga survei merilis hasil survei yang menyebut Golkar hanya akan meraih 7,8 persen suara pada Pileg 2019.
"Jadi fokusnya harus menaikan elektabilitas partai," kata Dedi.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: