Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Jamaah Haji Batal Berangkat, SBY Turun Gunung Disuruh Beraksi, Langsung Lobi-Lobi Arab, Pak!

        Jamaah Haji Batal Berangkat, SBY Turun Gunung Disuruh Beraksi, Langsung Lobi-Lobi Arab, Pak! Kredit Foto: Instagram Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Pengurus DPP Partai Demokrat Taufiqurrahman meminta Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk segera bertindak terkait dibatalkannya pemberangkatan haji oleh pemerintah.

        Pernyataan Pemerintah tersebut disampaikan melalui Kementerian Agama perihal tidak memberangkatkan calon jamaah haji pada musim haji 2021 Masehi/1442 Hijriyah.

        Baca Juga: Curiga Buzzer Senang Ibadah Haji Batal, Percuma Si Said Didu Punya Gelar Panjang, Provokatif!

        Ia pun meminta SBY untuk melobi pemerintah Arab Saudi agar jamaah haji Tanah Air diperbolehkannya melaksanakan ibadah tahun ini.

        “Pak SBY diharapkan ikut turun membantu Pemerintah RI melobi Pemerintah Arab Saudi agar umat muslim di Indonesia bisa melaksanakan ibadah haji,” katanya, seperti diansir Rmol, Jumat (4/6/2021). Baca Juga: Pasukan AHY Bandingkan KPK Zaman SBY, Kader Emang Banyak Ditangkap, Tapi Presidennya..

        Menurutnya, dengan ditiadakan pemberangkatan haji dengan alasan Covid-19, menandakan pemerintah Indonesia tidak mampu melindungi hak warga negaranya sendiri. 

        “Pemerintah harus bertanggung jawab atas tertundanya pemberangkatan jemaah haji 2021,” ujarnya.

        Lebih lanjut, ia kemudian membandingkan negara Indonesia dengan negara lain yang di mana, jemahnya masih diperbolehkan berangkat haji meski di situasi pandemi.

        “Karena negara lain yang juga terdampak Covid-19 akan tetap memberangkatkan jemaah haji mereka,” lanjutnya.

        Diketahui, Pemerintah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji Indonesia 1442 H/2021 M. Hal tersebut dilakukan semata-mata demi keselamatan jamaah.

        Baca Juga: Pasukan AHY Bandingkan KPK Zaman SBY, Kader Emang Banyak Ditangkap, Tapi Presidennya..

        Baca Juga: Pemerintah Tidak Berangkatkan Haji Tahun ini Demi Keselamatan Jamaah

        “Pemerintah memutuskan bahwa tahun ini tidak memberangkatkan kembali jemaah haji Indonesia karena masih pandemi dan demi keselamatan jemaah. Keputusan ini pahit. Tapi inilah yang terbaik. Semoga ujian Covid-19 ini segera usai," ujar Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas telekonferensi dengan media di Jakarta, Kamis (3/6).

        Menurutnya, kesehatan dan keselamatan jiwa jemaah lebih utama dan harus dikedepankan di tengah pandemi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) yang masih melanda dunia.

        Keputusan itu dituangkan dalam keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 660 tahun 2021 tentang Pembatalan Keberangkatan Jemaah Haji pada Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1442 H/2021 M. Menag Yaqut, memastikan, keputusan ini sudah melalui kajian mendalam.

        Menurutnya, pemerintah menilai pandemi Covid-19 yang masih melanda hampir seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia dan Arab Saudi, dapat mengancam keselamatan jemaah. Apalagi, jumlah kasus baru Covid-19 di Indonesia dan sebagian negara lain dalam sepekan terakhir masih belum menunjukan penurunan yang signifikan.

        Kasus harian di Indonesia dari tanggal 26 hingga 31 Mei misalnya, rata-rata masih di atas 5.000. Ada sedikit penurunan pada 1 Juni 2021, tapi masih di angka 4.824. Sementara kasus harian di 11 negara pengirim jemaah terbesar per 1 Juni juga relatif masih tinggi dengan data sebagai berikut: Saudi (1.251), Indonesia (4.824), India (132.788), Pakistan (1.843), Bangladesh (1.765), Nigeria (16), Iran (10.687), Turki (7.112), Mesir (956), Irak (4.170), dan Aljazair (305). Untuk negara tetangga Indonesia, tertinggi kasus hariannya per 1 Juni 2021 adalah Malaysia (7.105), disusul Filipina (5.166), dan Thailand (2.230). Singapura, meski kasus harian pada awal Juni adalah 18, namun sudah memutuskan tidak memberangkatkan jemaah haji, sementara Malaysia memberlakukan lockdown.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Vicky Fadil

        Bagikan Artikel: