Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Fakta-Fakta Penemuan Jemaah Haji Jakarta yang Wafat Setelah Hilang di Makkah

Fakta-Fakta Penemuan Jemaah Haji Jakarta yang Wafat Setelah Hilang di Makkah Kredit Foto: ChatGPT/Al Musthafa Gustar's
Warta Ekonomi, Jakarta -

Muhammad Firdaus Akhlan, jemaah haji berusia 72 tahun asal embarkasi Jakarta yang sempat hilang, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Berikut adalah fakta-fakta terkait kronologi hilangnya almarhum hingga proses penemuan jasadnya oleh otoritas setempat:

Kronologi Hilang Sejak Hari Jumat

Firdaus dilaporkan hilang setelah meninggalkan penginapannya di wilayah sektor 9 Misfalah, Makkah sejak 15 Mei 2026. Berdasarkan rekaman CCTV hotel, almarhum keluar seorang diri dengan mengenakan kaus putih dan kain sarung berwarna hitam. Kondisi hotel saat itu diduga sedang sepi karena sebagian besar jemaah haji lainnya sedang pergi melaksanakan ibadah shalat Jumat.

Ditemukan Patroli Tentara Arab Saudi

Jasad almarhum ditemukan pertama kali oleh pasukan tentara Arab Saudi yang sedang melakukan patroli rutin pada Jumat, 22 Mei 2026 dini hari. Petugas menemukan jenazah korban sekitar pukul 02.00 waktu Arab Saudi di kawasan perbukitan Jabal Kuday. Lokasi penemuan tersebut diperkirakan berjarak sekitar 1,5 hingga 2 kilometer dari pemondokan asal almarhum.

Kondisi Jenazah Akibat Cuaca Panas

Saat pertama kali ditemukan di lapangan, Firdaus diperkirakan sudah meninggal dunia selama empat hingga lima hari. Faktor cuaca panas ekstrem di kota Makkah membuat kondisi tubuh almarhum telah mengalami perubahan warna. Meski demikian, pakaian terakhir yang dikenakan serta gelang identitas haji dilaporkan masih melekat utuh pada jenazah.

Proses Identifikasi Validasi Dokumen

Aparat keamanan Arab Saudi langsung menyerahkan jenazah kepada pihak kepolisian dan tim forensik untuk proses penyelidikan. Petugas melakukan validasi identitas korban melalui pengecekan gelang haji, data visa, serta dokumen paspor. Proses identifikasi tersebut akhirnya diperkuat oleh keterangan sang istri, Nafsiah Nawan, yang diajak langsung untuk memastikan jenazah.

Kepastian Pemenuhan Hak Badal Haji

Kementerian Haji dan Umrah RI mengumumkan kabar duka ini secara resmi dan menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga. Pemerintah Indonesia juga memastikan akan tetap memenuhi seluruh hak ibadah almarhum di Tanah Suci. Hak ibadah haji milik Firdaus akan digantikan melalui program badal haji yang dilaksanakan oleh petugas.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy

Tag Terkait: