Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Kekayaannya Terhapus Rp426 Triliun, Mark Zuckerberg Terdepak dari 10 Besar Miliarder Dunia

        Kekayaannya Terhapus Rp426 Triliun, Mark Zuckerberg Terdepak dari 10 Besar Miliarder Dunia Kredit Foto: Reuters/Adnan Abidi
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Kekayaan bersih pribadi pendiri Facebook, Mark Zuckerberg turun sekitar USD29,7 miliar (Rp426 triliun), menurut perhitungan real-time Forbes pada hari Kamis pekan lalu.

        Pada akhir perdagangan, kekayaan Zuckerberg di atas kertas diperkirakan mencapai USD84,8 miliar (Rp1.217 triliun), membuatnya keluar dari 10 Besar di antara individu terkaya di dunia. Forbes sekarang menempatkannya di urutan No. 12.

        Mengutip New York Post di Jakarta, Jum'at (11/2/22) saham Meta turun lebih dari 26% pada hari Kamis menghapus nilai sekitar USD232 miliar (Rp3.330 triliun) yang merupakan penurunan satu hari terbesar dalam nilai pasar sepanjang sejarah saham AS, menurut laporan Dow Jones melaporkan.

        Baca Juga: Saham Meta Facebook Anjlok, Mark Zuckerberg Ditinggal Miliarder Investor Awal Facebook

        Raksasa media sosial ini pada Rabu malam sebelumnya melaporkan penurunan kuartalan pertama dalam basis penggunanya dalam sejarah perusahaan.

        Facebook melaporkan 1,929 miliar pengguna harian pada kuartal keempat, turun dari 1,93 miliar pengguna pada kuartal sebelumnya. Penurunan yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam rata-rata pengguna harian Facebook menjadi headline laporan pendapatan yang lebih lemah dari perkiraan.

        Zuckerberg menyalahkan penurunan aktivitas pengguna sebagian pada peningkatan persaingan dari platform seperti TikTok.

        "Orang-orang memiliki banyak pilihan tentang bagaimana mereka ingin menghabiskan waktu mereka dan aplikasi seperti TikTok berkembang sangat cepat," kata Zuckerberg saat panggilan pendapatan pada Rabu sore.

        Meski demikian, Meta melampaui ekspektasi pendapatan dengan USD33,67 miliar (Rp483 triliun) dalam penjualan kuartal keempat, tetapi meleset dari pendapatan. Divisi Reality Labs perusahaan, segmen yang bertanggung jawab untuk membangun versi metaverse, kehilangan lebih dari USD10 miliar (Rp143 triliun) pada tahun fiskal 2021 karena Meta menggenjot investasi.

        Zuckerberg mengatakan kepada investor bahwa visi perusahaan untuk mewujudkan metaverse sepenuhnya masih jauh, meskipun ia menyatakan optimisme tentang dampak akhir pada bisnis Meta.

        “Saya senang dengan momentum dan kemajuan yang kami buat sejauh ini dan saya yakin ini adalah investasi yang tepat bagi kami untuk fokus ke depan,” tambah Zuckerberg.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Fajria Anindya Utami
        Editor: Fajria Anindya Utami

        Tag Terkait:

        Bagikan Artikel: