Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Nggak Cuma Ganjar Pranowo, PDIP Juga Sanksi 'Dewan Kolonel' Loyalis Puan Maharani: Kelewat Kreatif Cari Muka!

        Nggak Cuma Ganjar Pranowo, PDIP Juga Sanksi 'Dewan Kolonel' Loyalis Puan Maharani: Kelewat Kreatif Cari Muka! Kredit Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Dinamika internal PDIP terkait pencapresan mulai memanas dengan manuver kubu pendukung Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.

        Mengenai perkembangan yang ada, Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP Komarudin Watubun menyebut kelompok bernama Dewan Kolonel dibuat dengan tujuan untuk cari muka. Menurutnya, Dewan Kolonel dibentuk berdasarkan ide yang terlampau kreatif.

        "Kadang-kadang teman-teman (Dewan Kolonel) ini kreatif, kelewat kreatif untuk cari muka," kata dia di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, Rabu (26/10/2022).

        Dewan Kolonel dibentuk oleh anggota Fraksi PDIP DPR RI sebagai wadah untuk mendukung dan memperjuangkan Puan Maharani maju sebagai calon presiden di Pilpres 2024. Meski begitu, Komarudin menyebut Puan tak terlibat dalam pembentukan Dewan Kolonel.

        Baca Juga: Nggak Ada Urusan Sama Status Kader Senior, PDIP Jatuhkan Sanksi Nggak Main-main ke Kader yang Dukung Ganjar Pranowo Terkait Siap Nyapres!

        "Mbak Puan sendiri gak terlibat dalam proses itu. Mereka (Dewan Kolonel) berinisiatif melakukan itu," tutur Komarudin. 

        Komarudin memastikan pihaknya berencana memanggil setiap anggota Fraksi PDIP yang masuk dalam Dewan Kolonel. Mereka akan dipanggil untuk diminta klarifikasi.

        "Ini kita sedang persiapan memanggil di gelombang berikutnya," katanya.

        Komarudin menegaskan sanksi yang bisa dijatuhkan bagi anggota Dewan Kolonel tidak sama, tergantung tingkat kesalahan.

        "Semuanya akan kita tertibkan tanpa kecuali. Yang memberatkan di Dewan Kolonel adalah membuat organisasi di luar AD/ART partai. Itu berat tindakannya," tutur dia.

        Dewan Kolonel dibentuk Juni 2022. Mulanya, kelompok ini terdiri dari 6 orang di antaranya Johan Budi sebagai inisiator, Trimedya Panjaitan sebagai koordinator, Hendrawan Supratikno, Masinton Pasaribu, dan Agustina Wilujeng.

        Berikut deretan anggota Dewan Kolonel berdasarkan keterangan Johan:

        Inisiator: Johan Budi S Prabowo

        Koordinator: Trimedya Panjaitan

        Komisi I: Dede Indra Permana, Sturman Panjaitan

        Komisi II: Junimart Girsang

        Komisi III: Trimedya Panjaitan

        Komisi IV: Riezky Aprilia

        Komisi V: Lasarus

        Komisi VI: Adi Satriyo Sulistyo

        Komisi VII: Dony Maryadi Oekon

        Komisi VIII: My Esti Wijayati

        Komisi IX: Abidin Fikri

        Komisi X: Agustin Wilujeng

        Komisi XI: Hendrawan Supratikno, Masinton Pasaribu.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Bayu Muhardianto

        Bagikan Artikel: