Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Politikus Demokrat Soroti Penggunaan Bahasa Jokowi saat Pidato di G20, Warganet Setuju: Aku yang Deg-degan...

        Politikus Demokrat Soroti Penggunaan Bahasa Jokowi saat Pidato di G20, Warganet Setuju: Aku yang Deg-degan... Kredit Foto: Instagram/Yan Harahap
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Politikus Partai Demokrat, Yan A Harahap, menyoroti penggunaan bahasa Inggris oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat pertemuan di KTT G20, Selasa (15/11) kemarin.

        Awalnya, Presiden ke-7 RI ini sempat membuka pidatonya dengan menggunakan bahasa Inggris. Beberapa saat kemudian, Jokowi mengubah bahasa yang digunakan ke bahasa Indonesia.

        Baca Juga: Usai Disebut Antitesis Jokowi, Anies Baswedan Langsung Temui Gibran Rakabuming, Said Abdullah: Dia Sedang Cari Keuntungan Saja!

        Saat berpidato, Jokowi didampingi dua menteri perempuan. Masing-masing adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

        "Begitu beliau change to Bahasa Indonesia, 2 wanita sebelah kiri dan kanan yang semula tegang, akhirnya lega," tulis Yan A Harahap melalui akun twitternya, @YanHarahap, sembari membagikan video singkat pidato presiden di KTT G20.

        Pernyataan Yan Harahap yang disertai video itu pun ramai dikomentari netizen. "Iya, bahasa tubuhnya kelihatan… yg satu balik2 kertas pas bahas Indonesia langsung berhenti bolak balik makalah nya.. yg satu lg merasa lega… tangan di turunin…," tulis salah seorang netizen.

        "Baru kali ini punya presiden bicara bahasa asing, dia yang ngomong gue yang degdegan…. angeelllll," ujar lainnya.

        Baca Juga: Anak Buah Megawati 'Ngamuk' Gibran Anaknya Jokowi Bertemu Anies Baswedan, Orang NasDem Beri Respons Menohok: Otak dan Hati Busuk!

        "Segala sesuatu kalo dipaksakan itu ya gak enak. Mending pakai bahasa sendiri lebih berwibawa," saran warganet lainnya.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Puri Mei Setyaningrum

        Bagikan Artikel: