Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

China Panik, Kecam Upaya 'Keamanan' Jepang

China Panik, Kecam Upaya 'Keamanan' Jepang Kredit Foto: Istimewa
Warta Ekonomi, Jakarta -

China melontarkan kritik tajam terhadap Jepang. Ia menuduh negara tersebut berupaya menyamarkan remiliterisasi negaranya di balik narasi supremasi hukum dan keamanan.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan China, Jiang Bin menyoroti wacana revisi konstitusi terkait dengan Pasukan Bela Diri Jepang (Self-Defense Forces/SDF). Ia menyebut langkah tersebut sebagai indikasi negara ingin kembali menempuh remiliterisasi.

Baca Juga: Kendaraan Beroda 6x6 dari China Sukses Selesaikan Misi Pengujian Ekstrem di Antartika

Menurut Beijing, langkah ini bukan sekadar penyesuaian hukum, melainkan bagian dari agenda strategis yang lebih luas.

“Ini menunjukkan bahwa mereka sedang berupaya menghidupkan kembali jalur militerisme,” kata Jiang.

Menurut Jiang, revisi kebijakan memungkinkan negara itu untuk memperluas peran militer di luar pertahanan, meningkatkan kemampuan ofensif dan mengubah orientasi keamanan nasional secara bertahap. Semua langkah itu dibungkus dengan dalih penegakan hukum dan stabilitas regional.

Ia memperingatkan bahwa perubahan arah kebijakan dari Jepang. Menurutnya, hal itu berpotensi mengguncang stabilitas dari Asia Timur.

Baca Juga: Dibawa Meroket Indeks Jepang, Begini Proyeksi Bursa Asia Hari Ini (11/2)

Ketegangan China–Jepang ini muncul di tengah dinamika keamanan kawasan yang semakin kompleks, mulai dari isu Taiwan hingga Asia-Pasifik. Eskalasi tensi antara dua kekuatan ekonomi besar ini menjadi faktor eksternal penting yang dapat memengaruhi stabilitas geopolitik dan keamanan kawasan.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Aldi Ginastiar

Bagikan Artikel: