Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Kabar Sawit
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        PDIP Belum Buat Kejutan, Gerindra Disebut Masih Mengatur Strategi

        PDIP Belum Buat Kejutan, Gerindra Disebut Masih Mengatur Strategi Kredit Foto: Antara/Nova Wahyudi/
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Manuver partai dan aktir politik masih tterus berlangsung menjelang Pemilu 2024. Mengenai perkembangan yang ada, belum ada kejutan soal capres usungan PDIP waktu dekat. Begitu pula dengan koalisi belum akan mengerucut.

        Parpol pun masih saling intip. Termasuk Gerindra yang masih melihat peluang-peluang. Belum pasti akan memutuskan siapa pasangan Prabowo Subianto.

        "Posisi partai Gerindra hari ini dengan pengalaman bertarung pak Prabowo dari calon wakil sampai capres saya kira sesungguhnya dari sisi strategi, pengalaman, dan seluruh instrumen saya kira beliau dengan kematangan itu Gerindra tak akan gegabah," ujar Pengamat Politik Unismuh Makassar Ridwan Fawallang.

        Baca Juga: Diduga Ngotot Kejar Anies Baswedan Soal Formula E, Rocky Gerung Kasih Pesan Nggak Main-main ke Firli Bahuri: Sebelum Dibully, Lebih Baik...

        Ia menilai Prabowo sudah pengalaman tanding dan kematangan politik yang mumpuni. Bahkan, lanjutnya, kejutan saat menjadi bagian koalisi Jokowi-Ma'ruf dengan masuk di kabinet tentu sudah dikaji matang.

        Selain untuk menutup celah pembelahan masyarakat pasca Pilpres, itu juga bagian dari proyeksi Gerindra untuk menatap di Pilpres 2024. "Saya kira itu dikerja betul, termasuk persiapan mengadapi Pilpres 2024 mendatang," ujarnya.

        Keunggulan Prabowo, lanjutnya, dia merupakan satu-satunya ketua umum partai yang masuk bursa dengan elektabiltas tertinggi. Secara posisi, Probowo cukup bersyarat dan memadai untuk maju Capres. Sisa menentukan koalisinya.

        Ketua DPD Gerindra Sulsel, A Iwan Darmawan Aras mengatakan hingga saat ini Prabowo memang belum masif seperti figur atau partai lainnya untuk sosialisasi Pilpres. Menururnya, hal itu karena Prabowo tak ingin terburu-buru.

        Walaupun menurutnya, dari semua kandidat, boleh dikata, hanya Prabowo yang memenuhi syarat untuk maju dengan koalisi PKB. Anies Baswedan baru dideklarasikan Nasdem. "Itu belum cukup. Bersosialisasi boleh," katanya.

        Ketua Bappilu Gerindra Harmansyah meyakini partainya tak akan gegabah di Pilpres kali ini. Gerindra, kata Harmansyah, tak akan terpengaruh dnegan PDIP. Apalagi memang moncong putih bisa mengusung sendiri tanpa koalisi.

        Baca Juga: Ganjar Pranowo Dituding Lakukan Politik Uang Soal Relawan Bagi-bagi Sembako, Refly Harun Nggak Main-main: Harusnya KPK Turun Tangan!

        Pihaknya masih sangat optimistis ketua umum Prabowo bisa mencalonkan kembali.

        "Karena PDIP punya golden tiket, tanpa koalisi bisa melakukan koalisi. Meski Gerindra-PKB sudah mencukupkan untuk koalisi tetapi belum membahas soal pasangan. Kalau PDIP mengemumumkan capresnya. Justru lebih bagus, kita bakal paham konstalasinya," ujarnya. (rul/ham/fajar)

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Bayu Muhardianto

        Bagikan Artikel: