Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

IHSG Ditutup Menguat 0,72%, Sebanyak 498 Saham Hijau

IHSG Ditutup Menguat 0,72%, Sebanyak 498 Saham Hijau Kredit Foto: Muhammad Adimaja
Warta Ekonomi, Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 0,72% ke level 6.206,35 pada perdagangan Senin (25/5/2026), di tengah dominasi saham-saham yang bergerak di zona hijau serta penguatan sejumlah sektor utama di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Berdasarkan data perdagangan, IHSG naik 44,30 poin dibandingkan posisi sebelumnya di level 6.162,05. Sepanjang perdagangan, indeks bergerak pada rentang 6.124,58 hingga 6.239,59.

Penguatan IHSG terjadi seiring dominasi saham naik yang mencapai 498 emiten, sementara 243 saham melemah dan 218 saham stagnan.

Nilai transaksi pasar tercatat mencapai Rp16,93 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 25,64 miliar saham dan frekuensi transaksi mencapai 2,04 juta kali.

Sektor transportasi menjadi penopang utama penguatan indeks setelah melonjak 3,83%. Selain itu, sektor keuangan naik 1,42%, sektor properti menguat 1,29%, sektor siklikal naik 1,09%, dan sektor industrial bertambah 0,79%.

Sementara itu, sejumlah sektor masih berada di zona merah, dipimpin sektor energi yang terkoreksi 2,04%. Sektor bahan baku turun 0,93%, sektor teknologi melemah 0,31%, sektor non-siklikal turun 0,13%, dan sektor kesehatan terkoreksi 0,09%.

Di jajaran top gainers, saham PT Ingria Pratama Capitalindo Tbk (GRIA) memimpin penguatan setelah melonjak 34,48% ke level 156. Posisi berikutnya ditempati PT Jasa Berdikari Logistics Tbk (LAJU) yang naik 28,33% ke level 77.

Baca Juga: IHSG Dibuka Rebound ke Level 6.187 pada Perdagangan Awal Pekan

Baca Juga: IHSG Dibuka Rebound ke Level 6.187 pada Perdagangan Awal Pekan

Selain itu, saham PT Tunas Alfin Tbk (TALF) menguat 25% ke level 975, PT Aracord Nusantara Group Tbk (RONY) naik 24,88% ke level 1.305, serta PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) bertambah 24,84% ke posisi 980.

Di sisi lain, saham PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) menjadi top losers setelah turun 15% ke level 119. Saham PT LCK Global Kedaton Tbk (LCKM) melemah 14,89% ke posisi 120.

Kemudian, saham PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) turun 14,58% ke level 246, PT Daaz Bara Lestari Tbk (DAAZ) terkoreksi 13,53% ke posisi 1.470, dan PT Dunia Virtual Online Tbk (AREA) melemah 13,22% ke level 210.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Editor: Annisa Nurfitri