Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Sport & Lifestyle
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Sufmi Dasco Ngaku Pegang Barang Bukti Perjanjian Tertulis Anies-Prabowo: Yang Mau Tahu, Boleh Masuk Gerindra Dulu!

        Sufmi Dasco Ngaku Pegang Barang Bukti Perjanjian Tertulis Anies-Prabowo: Yang Mau Tahu, Boleh Masuk Gerindra Dulu! Kredit Foto: Istimewa
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Sandiaga Uno sempat membuat heboh dengan membeberkan adanya perjanjian politik tertulis antara Anies Baswedan dan Prabowo Subianto pada Pilgub DKI 2017 silam. Hal ini dibenarkan oleh Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad.

        "Jadi kalau ditanya apakah ada perjanjian? ada, tetapi isinya apa? ya kita tidak mau buka karena itu bukan konsumsi publik. Jadi kalau yang mau bertanya-tanya ya boleh nanti masuk Gerindra dulu," ujar Dasco di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (31/1/2023).

        Baca Juga: Perjanjian Politik dengan Prabowo Bikin Anies Paling Rugi dan Dilema: Dicap Pengkhianat, Ambisius, Minim Etika!

        Ditanya lebih lanjut, apakah perjanjian tersebut berkaitan dengan pencalonan Prabowo sebagai calon presiden (capres)? Ia menjawab bahwa isi perjanjian keduanya bukan untuk konsumsi publik.

        "Kalau saya jawab berarti itu sudah jadi konsumsi publik nantinya kan begitu, tapi kalau ada yang bilang perjanjian itu tidak ada, ya kan dia tidak tahu bahwa itu perjanjian ada dibuat," ujar Dasco.

        Baca Juga: Terkuak Anies Sampai Rela Pinjam Uang ke Sandiaga Uno Buat Modal Pilgub DKI 2017, Ternyata Ini Maksudnya Perjanjian Tertulis...

        "Isinya apa? sekali lagi saya bilang itu bukan buat konsumsi publik," sambungnya menegaskan.

        Ia juga enggan menjawab masa berlaku perjanjian antara Prabowo dan Anies tersebut. Termasuk tidak menjawab dengan pasti, jika Anies melanggar perjanjian tersebut.

        "Ya lihat perkembangan lah nanti apakah kita kemudian akan cerita sedikit atau bagaimana, yang pasti itu memang ditulis oleh Pak Fadli, barangnya sekarang ada di saya," ujar Dasco.

        Ketua dari tim Anies Baswedan, Sudirman Said menanggapi pernyataan Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno yang menyebut adanya perjanjian tertulis antara Prabowo Subianto dengan Anies sebelum pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.

        Baca Juga: Sangkal Perjanjian Tertulis Prabowo-Anies, Sudirman Said Sebut yang Ada Hanya Janji Utang Piutang: Dulu Pak Anies Tak Punya Uang

        Namun, jelasnya, tak ada perjanjian soal Anies yang mengaku tak akan maju pada pemilihan presiden (Pilpres) jika Prabowo juga mencalonkan diri.

        "Saya tidak mendengar ada perjanjian tersebut, yang ada adalah perjanjian soal berbagi beban biaya pilkada dengan Pak Sandi, itu saya tahu," ujar Sudirman di kawasan Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (30/1/2023).

        Baca Juga: Ribut-ribut Sandiaga Uno Beberkan Perjanjian Politik Anies dengan Prabowo, Loyalis: Tak Ada Hubungannya dengan Pilpres 2024!

        Ia mengaku tahu, adanya perjanjian antara Prabowo, Anies, dan Sandi yang berkaitan dengan pembagian beban untuk menghadapi Pilgub. Perjanjian tersebut selesai ketika Anies dan Sandi terpilih memimpin Jakarta.

        "Ada adalah perjanjian soal berbagi beban biaya pilkada dengan Pak Sandi, itu saya tahu. Dan dalam perjanjian itu antara lain sebenarnya juga ada perjanjian utang piutang antara Pak Anies," ujar Sudirman.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Editor: Ayu Almas

        Bagikan Artikel: