Kredit Foto: Instagram/Immanuel Ebenezer
Ketua Relawan Prabowo Mania 08 Immanuel Ebenezer (Nuel) mengungkap alasan kenapa ia beralih dukungan capres dari Ganjra Pranowo ke Prabowo Subianto.
Lalu kenapa Nuel tidak menjatuhkan pilihannya ke Anies Baswedan?
"Kenapa bukan ke Anies? Kenapa ke Pak Prabowo? Pak Prabowo berani menyampaikan gagasan besarnya, mampu meyakinkan saya dan saya yakin dia orang yang diberani," kata Nuel dikutip dari Catatan Jurnalis Sukriansyah.
Nuel menilai Prabowo adalah sosok pemimpin yang tegas, namun uniknya ia juga seorang pemaaf dan sabar serta tangguh menghadapi situasi sulit.
"Orang ini kalau kita lihat rekam jejaknya tangguh: dia sudah dikhianati, ditipu, dihina itu menjadi catatan dia tetap berdiri itu tegak tuh dengan cita-citanya. Ini pemimpin bukan abal-abal bukan pemimpin instan, bukan pemimpin youtuber, yang kita khawatirkan isi-isi kebijakannya hanya konten," jelasnya.
Tak hanya itu, dia menilai Prabowo adalah sosok pemimpin yang bila sudah berjanji dia bisa pegang ucapannya serta tidak kalah penting ia loyal.
"Dulu kita sempat meragukan Pak Prabowo waktu pertama dia masuk Kabinet Jokowi, orang ini akan melakukan kudeta lah dan lain sebagainya. Tapi dia buktikan dia punya totalitas dan loyalitas. Lalu kita bayangkan dia ini Orde Baru, lalu dia bikin partai tuh, dan partainya diterima, artinya dia sudah beradaptasi dengan realita demokrasi," jelasnya.
Meski demikian Nuel mengaku tetap menyukai Anies Baswedan dengan gagasan besarnya bicara tentang perubahan.
"Tapi saya suka dengan Mas Anies dia bicara tentang perubahan, keren orang ini, luar biasa Mas Anies, cuma waktu yang tidak menemukan saya dengan Mas Anies saja. Sebenarnya sudah ada agenda saya dengan Mas Anies untuk ketemu. Tapi waktu itu bertabrakan waktunya dengan Pak Prabowo. Pak Prabowo lebih cepat," tegasnya.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Editor: Ferry Hidayat
Tag Terkait: