Pengamat politik Refly Harun menilai calon presiden (capres) nomor urut satu dari pemilihan presiden (Pilpres) 2024, Anies Baswedan akan menang dipasangkan dengan siapapun di pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024 jika kompetisi berlangsung jujur dan adil.
Karena menurut Refly Harun, Anies Baswedan tidak membutuhkan bantuan siapapun, termasuk Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rahayu Saraswati, dan Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep.
Baca Juga: Prabowo Disebut Tidak Mau Diganduli Masalah IKN
"Anies itu ya kalau for the time being dipasangkan dengan siapapun asal Pilkada Jakarta nya jujur dan adil ya menanglah, dia tidak membutuhkan bantuan seorang Saras, tidak membutuhkan bantuan seorang Kaesang untuk menang, jadi tidak ada masalah dengan rekonsiliasi nah," ungkapnya, dikutip dari YouTube Refly Harun, Selasa (16/7).
Untuk diketahui, Wakil Ketua Umum Partai NasDem Ahmad Ali mengusulkan Anies Baswedan berduet dengan Rahayu Saraswati yang merupakan tokoh nasionalis sekaligus keponakan Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Sebelumnya, Presiden PKS Ahmad Syaikhu juga menyebutkan bahwa duet Anies Baswedan-Kaesang Pangarep di Pilkada DKI Jakarta 2024 menarik setelah melakukan pertemuan tertutup dengan PSI.
Sementara itu, berdasarkan survei terbaru Litbang Kompas terkait Pilkada DKI Jakarta 2024, Anies masih berada di urutan pertama dengan elektabilitas sebesar 29,8 persen, sedangkan posisi kedua diduduki Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
“Survei elektabilitas calon gubernur rujukan publik Jakarta, Anies Baswedan 29,8%, urutan kedua Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok 20%,” tulis Litbang Kompas seperti dikutip Selasa (16/7/2024).
Kemudian posisi selanjutnya terpaut jauh dengan Anies dan Ahok, yaitu Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ridwan Kamil dengan 8,5 persen, Menteri BUMN Erick Thohir 2,3 persen.
Lalu ada sejumlah nama dengan elektabilitas di angka 1 persen, yaitu Menteri Sosial Tri Rismaharini, Pj Gubernur Jakarta Heru Budi Hartono, Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep, Mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Andika Perkasa dan Menteri Keuangan Sri Mulyani yang meraih 1,3%.
Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.
Penulis: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Editor: Ulya Hajar Dzakiah Yahya
Tag Terkait: