Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Otomotif
Energi
Meet The Leaders
Indeks
Video
About Us
Social Media

Frans Putros Jadi Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama yang Main di Piala Dunia, Ini Keuntungannya Buat Persib

Frans Putros Jadi Pemain Aktif Liga Indonesia Pertama yang Main di Piala Dunia, Ini Keuntungannya Buat Persib Kredit Foto: Instagram/fransputros
Warta Ekonomi, Jakarta -

Persib Bandung punya alasan untuk berbangga. Bek andalannya, Frans Putros, resmi masuk skuad Timnas Irak untuk Piala Dunia 2026 di Amerika Utara setelah dipilih pelatih Graham Arnold dalam daftar 26 pemain terbaik.

Nama Frans tercantum dalam rilis resmi Timnas Irak melalui akun Instagram mereka. Kehadirannya menjadikan Frans sebagai pemain aktif Liga Indonesia pertama yang akan tampil di Piala Dunia.

Bagi Persib, kepergian Frans ke Piala Dunia bukan sekadar kebanggaan. Ada keuntungan finansial nyata yang menanti klub dari Bandung itu.

FIFA resmi melanjutkan skema Club Benefit Programme untuk Piala Dunia 2026. Program ini memberikan kompensasi finansial kepada klub yang melepas pemainnya ke turnamen tersebut.

Mulai edisi 2026, cakupan program diperluas hingga mencakup klub yang melepas pemain sejak babak kualifikasi. Total dana yang disiapkan FIFA mencapai 355 juta dolar AS atau sekitar Rp6 triliun.

Di atas lapangan, Frans akan menghadapi tantangan berat bersama Irak. Timnas Irak tergabung di Grup I bersama Norwegia, Prancis, dan Senegal yang disebut sebagai salah satu grup terberat turnamen.

Irak memulai perjalanan mereka melawan Norwegia pada 17 Juni. Laga berikutnya adalah menghadapi Prancis pada 23 Juni dan menutup fase grup kontra Senegal pada 27 Juni.

Pencapaian Frans sekaligus menorehkan catatan baru dalam sejarah Liga Indonesia. Sebelumnya, sejumlah pemain berlabel Piala Dunia memang pernah memperkuat klub lokal seperti Mario Kempes, Roger Milla, Michael Essien, hingga Didier Zokora.

Namun para pemain tersebut sudah tidak aktif di tim nasional saat berkompetisi di Indonesia. Berbeda dengan Frans yang justru dipanggil saat masih aktif membela Persib di Liga Indonesia.

Baca Juga: Persib Ketemu Manila Digger Lagi, Tapi Kini Tanpa Bobotoh dan Tekanan Jauh Lebih Besar

Pemain asing terakhir yang pernah mewakili negaranya di kompetisi elite dunia saat masih aktif di liga lokal adalah Shane Smeltz. Striker Selandia Baru itu dipanggil timnas negaranya untuk Piala Konfederasi 2017 saat membela Borneo FC.

Ada pula Gervane Kastaneer yang sempat memperkuat Persis Solo pada paruh pertama Super League 2025-2026. Namun statusnya saat dipanggil Timnas Curacao untuk Piala Dunia 2026 adalah pemain Terengganu FC, bukan klub Indonesia.

Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

Penulis: Christian Andy
Editor: Christian Andy

Tag Terkait: