Menu
News
EkBis
New Economy
Kabar Finansial
Global Connections
Video
    Indeks
      About Us
        Social Media

        Danantara Incar Investasi di Sektor Kesehatan dan Hilirisasi

        Danantara Incar Investasi di Sektor Kesehatan dan Hilirisasi Kredit Foto: Cita Auliana
        Warta Ekonomi, Jakarta -

        Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara bersiap mempercepat realisasi investasi pada 2026 dengan fokus pada sektor kesehatan dan hilirisasi, seiring penguatan peran modal domestik sebagai mesin baru pertumbuhan ekonomi nasional.

        CEO Danantara sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, mengatakan realisasi investasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) pada 2026 diproyeksikan tumbuh lebih tinggi secara tahunan, didorong akselerasi yang dilakukan Danantara setelah seluruh kesiapan kelembagaan dan regulasi rampung.

        “Saya bisa memastikan bahwa dalam negerinya di tahun 2026 ini akan meningkat lebih tinggi peningkatannya, year on year-nya akan meningkat lebih tinggi. Karena akselerasi yang kita lakukan di Danantara,” ujar Rosan dalam paparan realisasi investasi di Jakarta, Kamis (15/1/2026).

        Baca Juga: Danantara Tegas Sebut Suntikan Dana ke BUMN Bukan Penyelamatan

        Rosan menjelaskan, sepanjang 2025 pemerintah memfokuskan pembentukan fondasi Danantara, mulai dari perekrutan sumber daya manusia hingga penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) sebagai payung hukum operasional. Danantara mulai aktif berinvestasi sejak Oktober 2025 dan siap meningkatkan intensitas investasi pada tahun ini.

        “Sekarang kita akan berinvestasi lebih banyak lagi di tahun 2026 ini, baik itu di bidang kesehatan, di bidang hilirisasi, di bidang chemical, dan yang lain-lain,” tambahnya.

        Menurut Rosan, keberadaan Danantara tidak hanya berfungsi sebagai penggerak investasi domestik, tetapi juga sebagai instrumen untuk memperkuat kepercayaan investor asing. Pemerintah mendorong skema investasi bersama antara Danantara dan investor global guna memitigasi risiko serta mempercepat realisasi proyek strategis.

        Baca Juga: Danantara Optimistis Ekonomi RI Terjaga di 2026

        “Ini juga memberikan confidence kepada mereka (investor asing) bahwa kita sama-sama investasi, kita sama-sama taking calculated risk,” tegasnya.

        Ia menilai pendekatan tersebut akan menjaga keseimbangan struktur investasi antara Pulau Jawa dan luar Jawa, sekaligus memperdalam agenda hilirisasi, termasuk di sektor-sektor non-mineral yang selama ini belum tergarap optimal.

        Rosan juga menekankan sinergi antara Kementerian Investasi dan Hilirisasi dengan Danantara menjadi kunci dalam mengarahkan aliran modal ke sektor-sektor prioritas yang berdampak langsung pada penciptaan nilai tambah dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

        Mau Berita Terbaru Lainnya dari Warta Ekonomi? Yuk Follow Kami di Google News dengan Klik Simbol Bintang.

        Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
        Editor: Annisa Nurfitri

        Bagikan Artikel: